Putra Daerah Gelar Event Tingkat Nasional, Dua Pemancing Asal Papua Jadi Peserta Terjauh
Komunitas

Putra Daerah Gelar Event Tingkat Nasional, Dua Pemancing Asal Papua Jadi Peserta Terjauh

Tanjungsari,(gunungkidul.sorot.co)--Event tingkat nasional yang digelar Komunitas Handayani Rock Fishing (HRF) telah resmi dibuka di Pantai Krakal, Kecamatan Tanjungsari, Sabtu (12/05/2018). Acara Turnamen Rock Fishing Nasional (RFN) yang memperebutkan piala Bupati Gunungkidul ini dibuka dengan dihadiri oleh sejumlah tokoh penting di lingkup Gunungkidul.

Ratusan tim yang datang dari berbagai penjuru daerah mulai memadati tempat yang disediakan. Sejak pagi panitia telah disibukkan dengan persiapan menjelang pembukaan pemancingan di 100 spot yang memiliki keunggulan masing-masing. Mulai dari ujung Kecamatan Panggang hingga Girisubo pun menjadi spot unggul pemancingan ini.

Event yang digelar oleh para putra daerah Gunungkidul ini tak main-main. Meski baru pertama kali diselenggarakan, namun mampu menyedot banyaknya peminat. Bahkan tak sedikit peserta yang berasal dari luar daerah. Seperti dua peserta yang datang dari ujung Timur Indonesia, Papua. Mereka datang jauh-jauh ke Gunungkidul untuk mengikuti Event ini.

"Ada 2 peserta dari Papua cukup membanggakan event yang baru pertama kali kami gelar ini. Kalau mayoritas ya dari Jawa Tengah dan Jawa Timur, seperti Surabaya. Ada juga yang dari Jakarta," kata Ketua Panitia RFN, Danang Ardianta.

 

Lanjut dia, panitia pun tak menduga bila kegiatan pemancingan di spot-spot indah di Pantai Selatan Gunungkidul akan digandrungi oleh pecinta olahraga mancing. Padahal, semula hanya ada 90 spot yang disediakan oleh panitia, tapi lantaran banyaknya peserta membuat panitia menambah jumlah spot.

"Kita tambah jadi 100 spot. Kalau spot terindah dan paling menantang di Pulau Ngalong. Pemancingan harus melewati jembatan gantung yang membentang di lautan. Kita cari spot yang bagus dan aman kerja sama dengan semua pihak tentunya,"imbuh dia.

Adapun peserta yang hadir tidak hanya pemancing tebing dengan segudang pengalaman saja. Namun pemancing sungai pun turut berkontribusi dalam turnamen yang digelar untuk memeriahkan event Hari Jadi Gunungkidul ke-187 ini.

Seperti salah satu peserta dari Jogja, Sadyawan Garindra (58) dari Tim Laskar. Ia sendiri mengaku belum begitu berpengalaman dalam teknik dan strategi pemancingan di tebing-tebing dan spot yang sulit. Namun ia merasa tertantang dengan perairan di Gunungkidul dan spot yang ada.

Ya memang ada tantangan tersendiri sih, Gunungkidul kan punya garis pantai terpanjang, potensi ikannya juga besar. Jadi saya beranikan ikut bersama teman-teman siapa tahu justru jadi terbaik,” ucap dia.