Fahry Septian, Pemain Asal Bantul Jadi Idola Kaum Hawa di Turnamen Voli Bupati Cup
Olahraga

Fahry Septian, Pemain Asal Bantul Jadi Idola Kaum Hawa di Turnamen Voli Bupati Cup

Playen,(gunungkidul.sorot.co)--Pemain voli putra asal Bantul, Fahry Septian Putratama (20) sukses menjadi bintang lapangan dalam ajang Bola Voli Bupati Cup yang diselenggarakan PBV Dhaksinarga Gunungkidul. Pria yang akrab dipanggil Fahry ini menyita perhatian penonton karena aksinya yang gemilang menghadapi pemain lawan.

Kala bertanding beberapa waktu lalu, ia menampilkan teknik smashnya yang tajam dan mematikan sehingga sering membuat lawan kewalahan. Tak heran, jika penampilannya yang ciamik membuat Fahry digilai oleh banyak penonton, khususnya kaum hawa.

Saat tim yang dijagokan Fahry bermain, sontak lapangan Siyono Kidul, Desa Logandeng berubah riuh suara penonton. Sebagian besar kaum hawa meneriakkan nama pemuda tampan ini untuk memberinya semangat. Bahkan setelah pertandingan berakhir, banyak penggemarnya yang ingin berfoto dengan laki-laki berperawakan tinggi itu.

Saya pribadi justru senang ya dengan dukungan berupa teriakan seperti itu. Karena jadi lebih menambah semangat saya bertanding,” ungkapnya.

Fahry, pemuda kelahiran 26 September 1998 ini mengawali karirnya yang gemilang dengan bergabung di grup Baja 78 Bantul yang merupakan grup asal daerahnya. Sebelum terjun di dunia pervolian, ia sempat menjajal untuk berlatih sepak bola. 

Namun, dunia voli kembali kepadanya. Menurut dia, berlatih voli lebih bisa membentuk fisiknya lebih bagus hingga mengantarkan prestasinya pada kejuaraan nasional junior 2017 di Tangerang.

Sifat Fahry yang tidak angkuh, membuat dirinya kini menjadi idola dan mempunyai segudang penggemar. Mereka pun sampai membuat akun instagram khusus untuk mengabadikan fotonya bersama sang idola. Akun @we.are.fahry menjadi salah satu akun instagram yang sudah mendapatkan lebih dari 8000 followers.

Di akhir wawancara, Fahry berpesan kepada anak-anak muda, khususnya yang ingin terjun di dunia pervolian, untuk tidak pantang menyerah dan terus berlatih. Selain itu jangan mudah puas dengan hasil karena bisa mengarah pada kesombongan

Kunci kesuksesan itu disiplin, tanggungjawab, jujur. Sama 3 lagi yaitu doa, niat, dan usaha, terang Fahry. (Sepdita)