Musim Tanam Ketiga, Pemerintah Targetkan Ribuan Ton Padi
Pemerintahan

Musim Tanam Ketiga, Pemerintah Targetkan Ribuan Ton Padi

Wonosari,(gunungkidul.sorot.co)--Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Gunungkidul menargetkan panen padi sebanyak 6152 ton pada musim tanam ketiga. Meski bebarengan dengan musim kemarau, namun sejumlah antisipasi telah dilakukan oleh dinas dan para petani.

Kepala Bidang Tanaman Pangan, Dinas Pertanian dan Pangan, Raharjo Yuwono menerangkan, pada musim tanam ketiga ini petani sudah mulai beraktifias melakukan penanaman padi. Diharapkan pada bulan September mendatang para petani telah bisa menikmati hasilnya.

Target kami di musim tanam ketika ini panen 6152 ton padi pada lahan pertanian khususnya persawahan,” katanya, Senin (14/05/2018).

Lahan persawahan seluas 1192 hektare telah memulai ditanami padi sejak pertengahan bulan April lalu. Dimungkinkan terjadinya kekeringan lantaran bertepatan dengan musim kemarau, para petani diminta untuk menanam tanaman pangan yang memiliki masa tanam singkat. 

"Jenis tanaman palawija misalnya. Untuk padi varitas lokal yang memilik masa tanam singkat 105 hari yakni Segreng sedangkan lainnya rata-rata 119 hari," imbuh dia.

Adapun target panen mencapai 6152 ton padi tersebut telah diperhitungkan, baik keuntungan ataupun puso yang terjadi selama masa kemarau atau kekeringan. Apabila tercapai, dimungkinkan pada masa tanam ketiga ini mampu menutup target panen Gunungkidul yang mencapai 294.000 ton.

"Kalau tidak memungkinkan, petani bisa bercocok tanam dengan jenis lain seperti kacang hijau atau jenis tanaman yang hemat air," ucap Raharjo.

Selain itu, langkah lain yang bisa diterapkan yakni pengoptimalan alat pompa air yang tersedia, sehingga mampu mencukupi kebutuhan air tanaman pangan. Sebenarnya, menurut Raharjo, tidak hanya kekeringan yang patut diwaspadai karena serangan hama juga sangat penting untuk diwaspadai dan dibasmi.

"Hama wereng ada pada padi, ulat grapyak dan ulat jengkal patut diwaspadai karena pada musim kemarau sangat rentan dengan hama jenis ini," terang dia.