Baru Hits Beberapa Bulan, Bangunan Batoer Hill Dibongkar
Peristiwa

Baru Hits Beberapa Bulan, Bangunan Batoer Hill Dibongkar

Patuk,(gunungkidul.sorot.co)--Pesona keindahan Batoer Hill yang berdiri kokoh di Padukuhan Batur, Desa Putat, Kecamatan Patuk mungkin saat ini hanya bisa dinikmati melalui foto. Pasalnya, sejumlah bangunan yang memperindah resort dan restoran tersebut telah dilakukan pembongkaran.

Berdasarkan pantauan sorot.co, kondisinya saat ini pun seperti tidak terurus lagi. Sejumlah bangunan yang berada di bawah pun rusak dan material yang ada di sekitar lokasi juga begitu berserakan.

Para pekerja juga sudah tidak optimal kembali dalam melakukan tugasnya. Belum ada pembersihan material yang berserakan tersebut sehingga tidak ada aktifitas layaknya biasa yang begitu ramai dikunjungi.

Hal tersebut disinyalir karena adanya konflik internal antara pengelola Batoer Hill dengan salah satu pihak investor. Sehingga membuat konflik tersebut memanas dan berujung pada pembongkaran sejumlah bangunan.

Seperti yang diungkapkan oleh salah seorang warga dan pekerja setempat, Subekti. Menurutnya, masalah yang terjadi diduga lantaran kurang puasnya pihak investor dengan hasil kinerja yang ada. Selain itu, juga ada miss komunikasi antara beberapa pihak yang terlibat dalam. pengembangan resort dan restoran tersebut.

"Karena adanya konflik tersebut, terpaksa ditutup untuk sementara waktu hingga batas waktu yang telah ditentukan," ucap dia, Rabu (16/05/2018).

 

Selain itu, menurutnya masih ada beberapa permasalahan lain yang dihadapi oleh pihak investor dengan pengelola, seperti tidak sesuai dengan gambar yang telah disepakati. Proses pembuatan izin pun, Bekti mengklaim telah dilakukan sesuai prosedur yang ada, namun hingga saat ini izinnya belum juga keluar.

Disinggung mengenai pemberdayaan masyarakat setempat, sebagai pegawai di Batoer Hill ia mengaku jika sebagian memang dari warga setempat, akan tetapi ada beberapa plot yang memang mengambil tenaga kerja dari luar warga Padukuhan Batur.

Namun demikian, ia masih enggan untuk menjelaskan lebih dalam terkait permasalahan yang dihadapi, sehingga harus membongkar paksa beberapa bangunan yang ada.

"Mungkin minggu-minggu ini akan ada koordinasi untuk penyelesaian permasalahan ini," ucap dia.

Ia bersama beberapa rekan kerjanya pun juga terpaksa untuk menyetop dan menolak beberapa pengunjung yang hendak berkunjung ke Batoer Hill yang menyuguhkan pemandangan cukup indah tersebut. Bahkan terdapat tiang dari kayu yang dipasang ke jalan menuju Batoer Hill.

Bangunan tersebut berdiri di lahan seluas 5000 meter dan dikelola oleh pihak PT dan investor kurang dari 1 tahun. Bekti berharap, permasalahan tersebut dapat segera terselesaikan dan tindakan kedepan dapat langsung dipastikan.

"Ke depan akan seperti apa itu tetap kami tunggu, akan stop atau lanjut. Sehingga ada titik terang dan tindak lanjutnya akan seperti apa kami juga tidak tahu," pungkas dia.