Dianggap Seperti Pesta Hiburan, Tahun Ini Festival Nuzulul Quran Ditiadakan
Gema Ramadhan

Dianggap Seperti Pesta Hiburan, Tahun Ini Festival Nuzulul Quran Ditiadakan

Wonosari,(gunungkidul.sorot.co)--Ibadah sholat tarawih yang diadakan Rabu malam (16/05) menjadi agenda pembukaan untuk ibadah puasa, Kamis (17/05/2018). Tampak antusiasme masyarakat menyambut bulan Ramadhan ini dari dipenuhinya masjid saat sholat tarawih malam pertama berlangsung.

Begitupun yang terjadi di masjid agung Gunungkidul yang terletak di jantung Kota Wonosari, Masjid Al-Ikhlas. Serbuan jamaah mengerumuni masjid ini untuk ikut melaksanakan ibadah tarawih. Bahkan ada yang rela sholat di emperan masjid karena tempat yang disediakan tidak bisa menampung jamaah.

Sholat yang dipimpin Ustad Asrofi ini berjalan sangat khusuk. Lantunan ayat suci Alquran yang begitu fasih ia kumandangkan sepanjang sholat ditunaikan. Ustadz Asrofi selain didapuk menjadi imam besar masjid, juga sering diminta untuk memberikan tausiyah seperti malam ini.

Sholat yang dipimpin Ustad Dr. KH. Asrofi, S.Ag., M.Hum. ini berjalan sangat khusuk. Lantunan ayat suci Alquran yang begitu fasih ia kumandangkan sepanjang sholat di tunaikan. Ustadz Asrofi selain didapuk menjadi imam besar masjid juga sering di minta untuk memberikan tausiyah seperti malam ini.

Dalam tausiyahnya itu, ia menyampaikan tentang keutamaan bulan Ramadhan disbanding bulan yang lainya. Selain itu ia juga menerangkan tentang manfaat berpuasa agar jamaah lebih bersemangat dalam menghadapi bulan Ramadhan kali ini.

"Ramadhan itu penuh dengan rahmat, mari kita isi dengan kegiatan peribadatan dapat kita jadikan ladang beramal kita" terang Asrofi.

Asrofi juga menuturkan bahwa agenda tahunan Nuzulul Quran yang diadakan untuk menyaring putra-putri terbaik Islam di bidang keagamaan, tahun ini tidak lagi diadakan. Hal ini lantaran para pedagang yang berjualan di sekitar area lomba dapat menggoda orang-orang yang berpuasa terutama anak-anak sehingga banyak yang membatalkan puasanya. 

Festival Nuzulul Quran jadi lebih terlihat seperti pesta hiburan. Karena orang jadi beramai-ramai jajan membatalkan puasanya,” tandasnya. (Sepdita)