Diincar Sebagai Hidangan Berbuka, Pedagang Kolang-kaling Bermunculan
Ekonomi

Diincar Sebagai Hidangan Berbuka, Pedagang Kolang-kaling Bermunculan

Wonosari,(gunungkidul.sorot.co)--Pedagang kolang-kaling di Gunungkidul mulai bermunculan memasuki bulan Ramadhan hari pertama. Mereka mulai terlihat di pasar-pasar tradisional dan sekitarnya. Bahkan pedagang lainnya yang membuka kios kelontongan atau sayur-sayuran pun ikut menyajikan makanan khas buka puasa ini.

Seperti yang terlihat di Pasar Argosari, Wonosari dimana kemunculan pedagang kolang-kaling ini menambah semarak suasana Ramadhan di pasar tradisional. Memang kehadiran pedagang kolang-kaling menjadi ciri khas setiap Ramadhan.

Margiyono, salah satu pedagang kolang-kaling di Pasar Argosari mengatakan, minat pembeli terhadap kolang-kaling di bulan puasa memang mengalami peningkatan yang cukup tinggi. Oleh karenanya, ia turut menaikkan jumlah penjualan dimana di hari biasa hanya 50 kilogram saja, kini sampai 2 kuintal per harinya.

Omzet yang saya dapat per jualannya Rp 1.000.000. Kalau bulan puasa bias lebih berkali-kali lipat,” ungkap dia.

Kolang-kaling tersebut ia ambil dari produsen luar daerah, Purworejo dan Garut. Hal ini yang membuat harga kolang-kalingnya lebih murah dibanding penjual lainnya yang mengambil dari pengepul di Jogja. 

Kalau yang lain biasa jual Rp 20 ribu per kilogram. Saya Rp 14 ribu saja tapi kualitas nggak kalah bagus,” tutur pria yang sudah berjualan kolang-kaling sejak tahun 1998 ini.

Kolang-kaling memang kerap menjadi incaran untuk menu berbuka puasa, tak heran jika saat ini buah bertekstur kenyal tersebut jadi primadona di bulan Ramadhan. Selain itu, harganya pun sangat terjangkau dan memiliki cita rasa yang nikmat. (Sepdita)