Panwaslu Temukan Sejumlah Pelanggaran Saat Petugas Lakukan Coklit
Politik

Panwaslu Temukan Sejumlah Pelanggaran Saat Petugas Lakukan Coklit

Wonosari,(gunungkidul.sorot.co)--Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kabupaten Gunungkidul menemukan sejumlah pelanggaran yang dilakukan oleh petugas Pantarlih saat melakukan pencocokan dan penelitian (Coklit) mengenai data pemilih sementara. Meski temuan pelanggaran tersebut telah menjadi penyakit periodik, namun Panwaslu mengklaim tidak memiliki kewenangan dalam memberikan saksi.

Anggota Panwaslu Gunungkidul, Rosita mengatakan, pelanggaran yang dilakukan oleh petugas pantarlih paling dominan adalah menembak data pemilih sementara. Dimana mereka yang seharusnya datang door to door, namun hanya mengisi lembaran formulir di rumah sendiri tanpa mendatangi rumah warga.

Selain itu, pelanggaran lainnya yang ditemui yakni, petugas pantarlih hanya memasrahkan pada orang yang bukan berstatus pantarlih, misalnya dukuh, RT atau RW setempat. Sehingga stiker sebagai penanda jika sudah dicoklit tidak terpasang.

"Ada juga sih yang atributnya tidak lengkap atau bahkan tidak menggunakan atribut sama sekali,"ucap Rosita, Kamis (17/05/2018).

Lanjut dia, temuan pelanggaran ini menurutnya merata di hampir seluruh desa yang tersebar di Gunungkidul. Apalagi pantarlih yang malas untuk mendatangi rumah-rumah warga. Meski tidak menutup kemungkinan, beberapa pantarlih telah melakukan tugas sesuai dengan peraturan yang ada. 

Sebelum pelanggaran itu semakin banyak sudah kita data dan laporkan ke KPU dan telah diberlakukan sanksi terhadap mereka yang melakukan pelanggaran, imbuh dia.

Adapun sanksi tersebut, lanjutnya, bukan merupakan kewenangan Panwaslu melainkan KPU setempat. Sanksi yang diberikan kepada pihak yang melanggar yakni tidak bisa lagi atau diblack list menjadi KPPS atau penyelenggara lainnya.

Kemudian diberikan himbauan oleh KPU. Kalau kami hanya bisa melaporkan karena pantarlih bukan kewenangan kami, tambah dia.

Meski ditemukan beberapa pelanggaran oleh Pantarlih, namun pihaknya mengaku telah melakukan pengawasan yang maksimal. Terkait adanya pantarlih yang melakukan pelanggaran, akan menjadi evaluasi bersama.

Namun dengan adanya pengawas desa kemarin yang terbentuk sejak awal cukup membantu, jadi mereka yang melakukan pelanggaran langsung dilaporkan ke KPU,” ucapnya.