Siang Bolong Ngamar di Losmen, Pasangan Mesum Terciduk Petugas
Peristiwa

Siang Bolong Ngamar di Losmen, Pasangan Mesum Terciduk Petugas

Wonosari,(gunungkidul.sorot.co)--Satu pasangan tidak resmi yang sedang asyik berduaan di salah satu penginapan di wilayah Wonosari terjaring petugas Satpol PP, Kamis (07/06/2018). Pasangan muda yang tertangkap basah dalam operasi penertiban peraturan tersebut langsung dilakukan pembinaan di lokasi.

Sebanyak empat penginapan yang tersebar di wilayah Saptosari, Tanjungsari dan Wonosari digrebek oleh sejumlah petugas berseragam lengkap. Giat yang dilakukan sejak pagi hingga siang pun tak sia-sia, satu pasangan pemuda tidak resmi kedapatan sedang berduaan di dalam kamar hotel.

Keduanya adalah pemuda berinisial R (28) warga Kecamatan Semanu yang berpasangan dengan seorang perempuan inisial L (26) warga Kecamatan Wonosari. Sesaat sebelum digrebek, petugas yang datang sedang menyisir kamar demi kamar di salah satu penginapan di Wonosari.

Namun, di kamar yang dihuni kedua pasangan tersebut terkunci dan tertutup rapat. Dibantu oleh penjaga hotel, petugas lantas mengetuk pintu kamar tersebut.

Tidak menyadari yang mengetuknya adalah petugas razia, penghuni pun membukakan pintu. Betapa kagetnya mereka saat diketahui yang ada di luar kamar adalah Satpol PP yang sedang mengelar operasi penertiban peraturan mengenai penginapan di wilayah Gunungkidul.

Setelah dilakukan pemeriksaan identitas, diketahui keduanya bukan pasangan yang resmi. Alhasil, keduanya lantas dilakukan pembinaan di dalam kamar secara tertutup dan diminta untuk menandatangai surat pernyataan. Tak selang berapa lama, mereka diperbolehkan untuk meninggalkan penginapan.

"Sudah kami lakukan pembinaan. Kegiatan ini memang rutin kami lakukan guna penertiban penginapan sesuai dengan fungsi dan perizinannya," ucap Kepala Bidang Penegakan Perda, Satuan Polisi Pamong Praja Gunungkidul, Sutrisno usai kegiatan.

 

Bahkan, saat petugas menyisir penginapan yang berada di Jalan Baron tersebut, diketahui ada satu pasangan yang telah selesai menggunakan kamar dan hendak meninggalkan penginapan sehingga lolos dari operasi. Ketika dicek, ada salah satu kamar yang diduga baru digunakan pasangan yang lolos tersebut untuk melakukan tindak asusila.

Penegakan peraturan ini menyasar pada losmen di wilayah Saptosari dan Tanjungsari di pinggir jalan namun letak losmen yang menjorok masuk. Bahkan harga sewa pun terbilang cukup murah hanya saja dengan fasilitas seadanya.

"Tiga target lainnya nihil temuan. Tapi kami juga memberikan pengertian pada mereka para pengelola dan penjaga. Mengenai peredaran miras juga kami singgung saat operasi tadi," imbuh dia.