Tabrak Scoopy Hingga Ringsek, Taksi Online Nyemplung Selokan
Peristiwa

Tabrak Scoopy Hingga Ringsek, Taksi Online Nyemplung Selokan

Wonosari, (gunungkidul.sorot.co)--Kecelakaan lalu lintas terjadi pada taksi online yang menabrak sepeda motor di Jalan Gading-Pindul, Padukuhan Duwetrejo, Desa Karangtengah, Kecamatan Wonosari. Akibat dari tabrakan tersebut, kedua kendaraan terseret hingga terjun ke selokan, Kamis (07/06/2018) siang.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, kecelakaan yang terjadi pukul 13.30 WIB itu berawal ketika pengemudi taksi online yang membawa mobil Daihatsu Sigra AB 1431 EF sedang mengantar 3 orang penumpang dari arah Jogja menuju Grogol dengan kecepatan pelan. Pengemudi yang diketahui bernama Shofiat Rahayu (39) warga Mergangsan, Yogyakarta membawa wanita bersama dua anaknya pulang.

Sesampainya di lokasi kejadian, dari arah berlawanan melaju sepeda motor Honda Scoopy AB 4804 CM yang dikendarai Wiwid Yuni Pratusna (28) warga setempat yang hendak menuju Wonosari. Lantaran saat itu pengemudi taksi online sedang asyik berbincang dengan penumpangnya, membuat dia lengah hingga akhirnya tidak memperhatikan keadaan jalan dan menghantam motor Scoopy.

Meski terjadi hantaman, mobil terus melaju dan terseret ke arah selokan sedalam kurang lebih 1 meter yang tidak jauh dari lokasi kejadian. Mobil baru bisa berhenti ketika motor yang ditunggangi Wiwid masuk ke kolong mobil dan mengganjal ban belakang taksi online berwarna hitam tersebut. Alhasil, motor pun ringsek begitupun dengan mobil yang hancur di bagian depan.

Saat ditanya warga sekitar, alasan Shofiat menabrak Honda Scoopy selain karena mengobrol dengan penumpang, juga lantaran keadaan jalan yang terlalu gelap.

Selain itu, kondisi jalan yang menikung dengan minim penerangan dan sepi kendaraan lain, menyulitkan penglihatan pengemudi.

"Pas saya tanya kok bisa menabrak, katanya gelap dan dia sedang mengobrol,"

jelas Dwi, warga sekitar. 

Atas kejadian tersebut, pengendara motor mengalami luka sobek di bagian lutut kanan serta patah tulang paha dan kaki kanan. Akibat luka yang dialaminya, ia dirawat di RSUI Kustati Solo. Sedangkan pengemudi mobil dan penumpangnya tidak mengalami luka berarti.

"Kalau bukan karena motor yang mengganjal mobil itu bisa-bisa mobil terbalik. Tapi pengendara motor kakinya terjepit sampai patah. Butuh 10 orang untuk menolongnya,” tutur Dwi. [Sepdita]