Bentuk Komunitas Sosial, Regul Bangun Puluhan MCK dan Rumah Untuk Warga Miskin
Komunitas

Bentuk Komunitas Sosial, Regul Bangun Puluhan MCK dan Rumah Untuk Warga Miskin

Playen, (gunungkidul.sorot.co)--Dibalik banyaknya rumah tak layak huni dan minim warga memiliki fasilitas Mandi Cuci Kakus (MCK), kehadiran berbagai pihak yang peduli sangat dibutuhkan. Pasalnya, hal itu dapat membantu tugas pemerintah untuk mengentaskan masalah pembangunan.

Seperti yang dilakukan oleh Relawan Gathotkaca Gunungkidul (Regul). Komunitas yang digawangi oleh Dhenmust Bedjo dan Nelli Haris ini merupakan salah satu kelompok relawan yang dihadirkan untuk membantu kendala sosial masyarakat. Seperti membantu pembangunan rumah tak layak huni atau penyediaan MCK.

"Kami tidak menunggu pemerintah, karena kalau nunggu pemerintah bertindak, rumah yang tidak layak tersebut keburu ambruk. Kami kalau bisa membantu sesama, kepuasan tersendiri bagi kami," jelas Dinda Putri, salah satu anggota Regul, Minggu (10/06/2018).

Belum ada 1 tahun kelompok relawan tersebut berdiri, namun sudah puluhan MCK dan rumah tak layak huni mereka bangun. Seperti yang dilakukan belum lama ini di Padukuhan Nogosari 2, Desa Bandung, Kecamatan Playen. Telah dibangun 1 rumah baru, 4 rumah rehab, 1 balai dusun, dan 10 MCK. 

Adapun dana yang mereka butuhkan untuk pembangunan tersebut yakni berkisar Rp 70 juta-an dengan lama pengerjaan yakni 9 minggu. Tidak hanya di sana saja, daerah lain seperti Desa Banaran Kecamatan Playen, Desa Gari Kecamatan Wonosari, Desa Banyusoca Kecamatan Playen, dan Desa Gading Kecamatan Playen juga pernah disasarnya.

"Alhamdulillah untuk dananya ada saja yang membantu, entah dari mana tiba-tiba ada yang ngasih. Kita sendiri nggak ada dana dari pemerintah, murni dari donatur,” jelasnya.

Sementara itu, Nelli Haris selaku pendiri Regul mengatakan, pertama kali dibentuknya komunitas relawan ini berawal dari grup media sosial yang mereka ikuti. Namun lantaran lama kelamaan di dalam grup tersebut banyak ketidaknyamanan, akhirnya beberapa anggota mendirikan grup sendiri atas dasar misi sosial yang sama.

Atas dasar itu lah kemudian komunitas Regul terbentuk pada tanggal 10 Oktober 2017. Saat ini, kelompok relawan yang mengusung slogan Setitik Gawe Becik tersebut memiliki 12 anggota aktif.

"Kami non partai, kami cuma bergerak saja di bidang sosial. Bukan cuma di Gunungkidul tapi di Bantul kami juga pernah dimintai bantuan," jelas Neli. [Sepdita]