Pemerintah Resmi Larang Mobil Dinas Dipakai Mudik
Pemerintahan

Pemerintah Resmi Larang Mobil Dinas Dipakai Mudik

Wonosari,(gunungkidul.sorot.co)--Pemerintah Kabupaten Gunungkidul tidak memperkenankan pejabat daerah menggunakan mobil dinas untuk dibawa mudik. Hal ini sesuai dengan Surat Edaran Sekretaris Daerah nomor 024/2506 yang diterbitkan pada tanggal 4 Juni 2018 tentang kebijakan mobil dinas yang diberikan pemerintah daerah kepada para pejabat.

Sekretaris Daerah Kabupaten Gunungkidul, Drajad Ruswandono mengatakan, dalam surat edaran tersebut secara tegas menyatakan bahwa para pejabat dilarang menggunakan mobil dinas untuk bepergian seperti mudik, baik jarak dekat maupun jarak jauh. Hal itu mengacu pada sejumlah pertimbangan yang menjadi landasan keputusan tersebut diturunkan.

Pihaknya pun tidak akan segan-segan memberikan sanksi tegas bagi para pejabat pemegang mobil dinas bila didapati ada yang menggunakan mobilnya untuk keperluan mudik atau keperluan pribadi. Misalnya saja untuk berwisata atau untuk sekedar jalan-jalan di sekitar kota atau bahkan wilayah lain.

"Sanksi berupa teguran tegas akan kami berlakukan jika memang yang bersangkutan terbukti menyalah gunakan mobil dinas untuk keperluan mudik, wisata atau lainnya," ucapnya, Senin (11/06/2018).

Sejak Sabtu (09/06/2018) lalu, libur untuk anak sekolah maupun ASN telah dimulai. Banyak dari mereka yang memegang mobil dinas mudik ke kampung halaman masing-masing. Untuk itu, Drajad menghimbau pada semua pejabat pemegang mobil dinas atau kendaraan lainnya dapat mematuhi surat edaran yang ada. 

Selain itu, ia juga meminta kerjasama dari masyarakat untuk dapat mengawasi pejabat yang sekiranya menggunakan mobil dinas untuk keperluan pribadi atau mudik. Laporan dari masyarakat yang melihat ada kendaraan berplat merah berkeliaran di jalan tidak sesuai dengan peraturan tentu akan langsung ditindak lanjuti. Namun hal itu juga harus dilampiri dengan bukti yang kuat.

Saat ini, sejumlah kendaraan dinas memang ada yang dikandangkan di kantor pemerintah, namun ada juga beberapa kendaraan dinas yang tetap dibawa pulang. Hal itu lantaran faktor keamanan dan lahan parkir yang tersedia. Libur lebaran yang cukup panjang ini juga diharapkan mampu memberikan ruang silaturahmi PNS dengan keluarganya yang cukup lama.

"Sehingga pada hari pertama masuk kerja, para PNS tidak ada yang membolos atau ijin dengan alasan yang tidak genting. Pasalnya jika hal itu terjadi tentu akan mengganggu proses kerja dan pelayanan terhadap masyarakat.