Cetak Wirausaha Muda, SMK Muhammadiyah Karangmojo Terus Tingkatkan Kualitas
Pendidikan

Cetak Wirausaha Muda, SMK Muhammadiyah Karangmojo Terus Tingkatkan Kualitas

Karangmojo,(gunungkidul.sorot.co)--Sekolah Menengah Kejuruan merupakan sekolah yang pada proses belajar mengajarnya lebih mengarah pada pembentukan tenaga kerja yang terampil dan membentuk wirausaha yang mampu bersaing. Menyadari kurikulum yang berbasis ketenagakerjaan ini, SMK Muhammadiyah Karangmojo terus berupaya melakukan peningkatan mutu dan menggandeng sejumah perusahaan untuk bekerja sama.

Bahkan berkat kualitas pendidikan dan anak didik sekolah yang berada di Jalan Karangmojo-Ponjong ini menjadi salah satunya SMK yang tergabung dalam sekolah pencetak wirausaha. Segudang prestasi, keterampilan dan pengetahuan tentunya juga dimiliki sekolah ini. Sehingga mendapat kepercayaan untuk menjadi sekolah pencetak wirausaha.

Terdapat tantangan tersendiri tentunya bagi Kepala SMK Muhammadiyah Karangmojo dalam hal ini. Pasalnya, inovasi dalam mencetak wirausahawan muda jauh harus ditingkatkan kembali. Sehingga predikat-predikat tertentu dapat diraih.

"Sekolah Pencetak Wirausaha merupakan tunjukan dari Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan. Dimana fokus utama lebih mengarah pada pembentukan wirausaha muda," kata Kepala SMK Muhammadiyah Karangmojo, Munawar, Minggu (10/06/2018).

Lanjut dia, selama ini SMK Muhammadiyah Karangmojo telah berhasil meningkatkan kepercayaan masyarakat untuk mendaftarkan putra putrinya di sekolah ini. Selain itu, terbukti pula ratusan siswa langsung mendapat pekerjaan yang sesuai dengan bidangnya. Bahkan tak jarang ada pula yang langsung membuka usaha meskipun belum besar dan berapa. 

Hal itulah yang mendorong sekolah untuk lebih meningkatkan kualitas dan terus berupaya mencetak wirausaha muda yang mampu bersaing dengan lainnya. Tentu dengan adanya sekolah pencetak wirausaha ini tidak hanya menguntungkan dari pihak yang bersangkutan. Melainlan juga untuk pemerintah daerah, dimana lapangan pekerjaan di daerah sendiri akan lebih meningkat.

Banyak pula orang-orang yang diberdayakan. Produk daerah tentu akan mengalami peningkatan, terlebih saat ini tengah gencar pariwisata sehingga satu sama lain akan berkaitan dalam hal ini.

"Kita upayakan terus untuk mencetak wirausaha muda dari lulusan kami. Kalau target Nasional sesuai dengan intruksi Presiden nomor 9 tahun 2016, ada 5% dari jumlah lulusan paling tidak membuka usaha sendiri. Kalau dari kami masih menyesuaikan, meski begitu lama-lama akan mengalami peningkatan," imbuh dia.