Polisi Siagakan Tim Pemburu Copet di Tempat Perbelanjaan dan Tempat Umum
Hukum & Kriminal

Polisi Siagakan Tim Pemburu Copet di Tempat Perbelanjaan dan Tempat Umum

Wonosari,(gunungkidul.sorot.co)--Jelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 1439H/2018M, sejumlah tempat perbelanjaan dan tempat umum lainnya mulai diramaikan oleh kunjungan warga. Hal tersebut tentunya menjadi ladang kesempatan bagi pelaku kriminalitas seperti pencopetan ataupun pencurian.

Sejumlah antisipasi dari berbagai pihak terus dilakukan agar situasi semacam ini tidak digunakan untuk melakukan tindak kejahatan. Seperti yang diungkapkan Kasat Reskrim Polres Gunungkidul, AKP Riko Sanjaya bahwa pihaknya dengan satuan lain terus melakukan patroli di pusat-pusat perbelanjaan, pun begitu di tempat umum lainnya.

Tidak hanya itu saja, tim pemburu copet juga disiagakan sehingga apabila nantinya ada kejadian, tim ini lah yang kemudian beraksi untuk menangkap pelaku pencopetan. Puluhan anggota polisi dari Satuan Sabhara, Reskrim dan Resnarkoba disiagakan baik berpakaian lengkap dengan senjata serta pakaian preman.

"Dipusat perbelanjaan seperti pasar, toko emas dan beberapa tempat umum lainnya. Bisa dilihat saat ini aktifitas di tempat perbelanjaan padat sekali. Situasi ini lah yang dapat memicu terjadinya tindak kriminalitas," ucap dia, Rabu (13/06/2018).

Berkaca pada kejadian beberapa waktu lalu, dimana seorang pengunjung toko emas kecopetan. Beruntung kesigapan pengunjung lain dan anggota polisi berhasil menangkap copet tersebut. Dari hasil pengembangan, justru pelaku yang diketahui seorang perempuan warga Karangmojo tersebut telah melakukan pencopetan dan pencurian di lokasi berbeda. 

"Dari kejadian itu kita terus tingkatkan kesiagaan. Anggota yang bertugas kami minta untuk meningkatkan kejelian mereka untuk menekan tindak kriminalitas," tambah dia.

Selain itu, tim yang dibentuk ini juga bertugas untuk melakukan pengawasan peredaran narkoba yang sekiranya dapat terjadi di tempat-tempat tertentu. Seseorang yang gelagatnya mencurigakan tentu akan diawasi oleh petugas, bila terjadi aksi yang tidak diinginkan tentu akan segera dilakukan penindakan oleh petugas.

"Ada puluhan anggota yang kita sebar, tidak hanya di wilayah kota saja tapi juga di perbatasan. Operasi preman jika sekiranya anggota tahu tempat mereka atau kebetulan ada tindakan merugikan juga akan kami tindak tegas," terang AKP Riko Sanjaya.

Adapun dengan kesiapsiagaan sejumlah petugas baik dari kepolisian atau petugas lain diharapkan masyarakat juga meningkatkan kewaspadaan mereka. Pasalnya tindak kriminalitas di tempat ramai memanfaatkan situasi ataupun jika ada kesempatan yang pas. Kesiapan dan kesadaran diri sendiri juga sangat diperlukan.