Sejumlah Pengamen dan Juru Parkir Dibina Polisi
Hukum & Kriminal

Sejumlah Pengamen dan Juru Parkir Dibina Polisi

Wonosari,(gunungkidul.sorot.co)--Sejumlah pemuda berusia pelajar dilakukan pembinaan oleh anggota Satreskrim Polres Gunungkidul. Pasalnya 5 pemuda berusia pelajar tersebut berkedapatan tengah mengamen di wilayah Wonosari, Rabu (13/06/2018). Selain itu petugas juga melakukan pembinaan terhadap beberapa tukang parkir yang di wilayah Semin.

Sedikitnya ada 4 pemuda yang berhasil dikumpulkan oleh anggota polisi untuk dilakukan pembinaan di sekitar perempatan Padukuhan Wukirsari, Desa Baleharjo. Kegiatan ini tentu bukan bertujuan untuk mencari eksistensi polisi mendekati hari lebaran. Melainkan untuk menekan adanya tindak premanisme yang dilakukan, sehingga dapat meresahkan para pengunjung ataupun pengguna jalan.

Sejumlah personel kepolisian terjun langsung ke lapangan dan menggelandang satu persatu pemuda berusia pelajar tersebut. Mereka memanfaatkan situasi semacam ini untuk mengamen dan mencari pundi-pundi rupiah.

"Selain premanisme juga mengarah ke juru parkir, pengamen dan pengemis. Sifatnya hanya pembinaan saja, terlebih ini dilakukan usia pelajar mereka ada yang masih bersekolah, kalau usianya sekitar 16-18," terang AKP Riko Sanjaya, Kasat Reskrim Polres Gunungkidul.

Selain itu, pihaknya juga melakukan pembinaan terhadap sejumlah juru parkir di pasar semin. Lonjakan aktifitas dan pengunjung di pasar, tentu berdampak pada tarif parkir di setiap tempat. Mayoritas para juru parkir memungut harga yang tidak sesuai dengan karcis yang ada. Misalnya saja terdapat harga parkir yang mencapai 2.000 bahkan lebih dari nominal tersebut. 

Budaya nuthuk dengan harga yang tidak sewajarnya, pada situasi hari-hari besar seperti ini tentu banyak dilakukan oleh pedagang nakal ataupun dari penyedia jasa lainnya. Tak hanya itu juru parkir liar pun juga bermunculan di tempat lainnya.

"Tadi ada beberapa yang memang kami bina karena berkedapatan melanggar aturan yang ada. Ya kalau saat ini masih ada toleransi, jika sekiranya kedepan ada temuan seperti ini akan kami tindak tegas tentunya," tambah dia.

Ia pun menghimbau ada seluruh elemen yang terlibat baik penyedia jasa, pedagang dan elemen lainnya untuk menjaga kondusifitas daerah, dengan cara melakukan hal-hal yang sesuai. Tanpa melanggar peraturan dan merugikan orang lain, maka segalanya dapat berjalan dengan lancar.