Tak Ada Kejelasan, Relokasi Pantai Sepanjang Mandeg
Peristiwa

Tak Ada Kejelasan, Relokasi Pantai Sepanjang Mandeg

Tanjungsari, (gunungkidul.sorot.co)-- Tata kelola lahan Pantai Sepanjang dinilai masih kurang memenuhi nilai estetis, pasalnya gazebo milik warga yang berdiri dinilai terlalu dekat dengan bibir pantai. Lantaran hal tersebut, membuat Sepanjang menjadi salah satu pantai yang pernah ditargetkan oleh Pemerintah Gunungkidul untuk dilakukan penataan.

Hal tersebut turut diakui oleh Supriya selaku Ketua Pokdarwis Pantai Sepanjang. Ia mengatakan bahwa pernah ada kabar satu tahun lalu bahwa pantai yang menjadi salah satu destinasi primadona wisatawan tersebut akan turut dibenahi oleh pemerintah daerah, selain Pantai Slili, Drini, dan Sadranan.

"Setahun sekian ada wacana bahwa Sepanjang akan ada penataan," terang Supriya, Rabu (27/06/2018).

Namun sayangnya, hingga saat ini kejelasan mengenai jadi tidaknya dilakukan pembenahan masih menjadi tanda tanya besar. Pasalnya Supriya dan masyarakat lainnya tidak kunjung mendapat kabar lanjutan mengenai rencana penataan. 

Supriya mengaku bahwa dirinya pernah menanyakan hal tersebut kepada pihak Dinas Pariwisata Gunungkidul, namun dirinya tak kunjung mendapat kejelasan terkait waktu eksekusi. Ia selalu pulang ke rumah dengan membawa jawaban yang masih ngambang.

"Setiap saya tanya kepada Dinas Pariwisata kapan, itu belum jelas," terangnya.

Padahal, lanjut dia, pihaknya tidak akan menolak apabila pemerintah melakukan penataan dengan merelokasi sejumah pedagang, selama tuntutan mereka terpenuhi. Mereka menginginkan adanya tempat yang layak untuk tinggal dan usaha berdagang. Pasalnya gazebo yang terbangun di sempadan pantai tersebut telah menjadi mata pencaharian mereka bertahun-tahun.

"Kapan saja itu dibongkar atau dipindah kami mau, tidak akan bertahan sampai ngeyel-ngeyelan. Tapi tuntutan minta dibuatkan tempat yang layak untuk tempat tinggal dan usaha," ucap dia.

Masyarakat meminta jika nantinya terjadi relokasi dan pembongkaran harus dilakukan keseluruhan, tanpa pilah-pilih. Hal ini dilakukan agar tidak menimbulkan kecemburuan antar warga.

" Kalau ada satu yang dibongkar untuk dipindahkan, itu semua harus dibongkar. Jangan ada kecemburuan dan menimbulkan rasa iri," imbuhnya.

Untuk diketahui, sejumlah gazebo yang dibangun di kawasan sempadan pantai akan dibongkar pemerintah lantaran dianggap terlalu bahaya dan mengganggu keindahan. Nantinya, para pedagang akan direlokasi ke tempat yang lebih jauh dari bibir pantai.

Sesuai dengan aturannya, bangunan harus didirikan 100 meter dari sempadan pantai. Tahun lalu, pihak pemerintah juga telah datang ke Pantai Sepanjang untuk melakukan pengukuran. Namun hingga saat ini belum ada kelanjutan dari rencana relokasi tersebut. [Sepdita]