Rasulan di Semugih, Warga Tanggap Campursari Siang Bolong
Budaya

Rasulan di Semugih, Warga Tanggap Campursari Siang Bolong

Rongkop, (gunungkidul.sorot.co)-- Warga Padukuhan Gandu, Desa Semugih, Kecamatan Rongkop mengadakan bersih dusun atau rasulan, Kamis (05/07/2018) siang. Selain acara genduri yang diadakan di rumah dukuh setempat, juga diadakan hiburan campursari di siang bolong.

Bertempat di rumah salah satu sesepuh bernama Paimo (70), tepatnya di Padukuhan Gandu RT 03/ RW 05, Desa Semugih, campursari Edy Laras asal Karangmojo ditanggap. Acara campursari ini memang rupanya sudah menjadi agenda rutin di daerah ini dalam acara rasulan.

"Menanggap campursari ini sudah lama, sudah bertahun tahun. Biasanya menanggap Tedjo namun dia sibuk," terang Ketua Panitia, Sunarso, Kamis (05/07/2018).

Ia akui, lebih memilih menanggap campursari dikarenakan menyesuaikan dengan anggaran yang ada. Pasalnya, untuk keseluruhan acara rasulan ini bisa terselenggara berkat dukungan dan partisipasi masyarakat yang mau iuran Rp 120 per kepala keluarga yang, dengan total 170 KK. 

Pukul 13.30 WIB acara campursari dimulai. Dipilihnya waktu di siang bolong lantaran agar seluruh warga dapat menyaksikan pertunjukan dengan aman. Selain itu, campursari waktu siang dianggap lebih efektif karena lebih banyak yang menonton dibanding wayang pada malam hari.

"Soalnya dulu pernah ditanggapkan wayang namun tidak banyak yang nonton," imbuh Sunarso.

Nampaknya acara ini cukup sukses lantaran seluruh warga nampak memenuhi area sekitar panggung. Meski cuaca sedang begitu terik, namun tak menghalangi mereka untuk melihat pertunjukan seni tradisional tersebut.