Baleharjo Tanggap 4 Dalang Semalaman, Tiga Diantaranya Dalang Cilik
Budaya

Baleharjo Tanggap 4 Dalang Semalaman, Tiga Diantaranya Dalang Cilik

Wonosari, (gunungkidul.sorot.co)-- Desa Baleharjo adakan pentas wayang 4 dalang dalam satu malam di Balai Desa Baleharjo, Kecamatan Wonosari, Senin (09/08/2018) malam. Acara tersebut merupakan salah satu rangkaian acara bersih desa atau rasulan setelah siang harinya diadakan genduri oleh warga sekitar.

Berbeda dengan pentas wayang lainnya yang hanya menghadirkan 1 dalang usia dewasa semalaman, di Desa Baleharjo justru menampilkan 3 dalang cilik dan 1 dalang senior sekaligus. Sajian yang berbeda ini tak heran apabila mampu menarik ribuan orang datang untuk menyaksikan pementasan wayang di sana.

"Ini adalah acara pelepasan lelah, puncak dari acara kegiatan kita setelah sebelumnya ada acara genduri," terang Lasiman selaku panitia acara bersih desa Baleharjo.

Pementasan tersebut dimulai dengan tampilnya ketiga dalang cilik secara bergantian. Dimulai dengan dalang Filius Naraya Widiasto asal Padukuhan Wukirsari, kemudian A.M. Iswara Bekti Murtiandaru yang berasal dari Purwosari. 

Masih dari Purwosari, Danendra Bintang Ramadhan ikut mengisi slot yang diberikan panitia sebagai sajian terakhir dari penampilan dalang muda. Ketiganya saling menyambungkan satu sama lain kisah Jabang Tutuka tentang lahirnya Gatot Kaca yang mereka mainkan.

Ketiga dalang cilik tersebut begitu piawai menggerakkan wayang kulit mereka memainkan adegan demi adegan. Kisah Jabang Tutuka kemudian ditutup dengan pagelaran wayang kulit dari Ki Untoro Widjanarko asal Sleman, yang membawakan lakon Abimanyu lahir.

"Ini adalah motivasi dari orang tua dalam mendidik anaknya menjadi seniman dalang. Disisi lain juga melestarikan wayang sebagai tradisi," terang Lasiman.