Jalin Keakraban, Gabungan Makelar Waton Bathi Gelar Halal Bihalal
Komunitas

Jalin Keakraban, Gabungan Makelar Waton Bathi Gelar Halal Bihalal

Wonosari,(gunungkidul.sorot.co)--Ratusan makelar se-Kabupaten Gunungkidul menggelar halal bihalal di salah satu rumah makan wilayah Jeruksari, Wonosari, Kecamatan Wonosari, Rabu (11/07/2018) malam.

Ketua Gabungan Makelar Waton Bathi Gunungkidul, Sumantri mengatakan, kegiatan semacam ini sudah diagendakan rutin setiap tahunnya dengan lokasi berbeda. Hal itu dilakukan atas dasar usulan dari anggota paguyuban yang tersebar di pelosok wilayah.

Tujuannya untuk mempererat tali silaturahmi antar anggota beserta keluarganya. Kalau untuk dana, ini iuran anggota secara sukarela,” kata dia.

Dijelaskan pula oleh Penasehat Paguyuban, Budiman, bahwa Gabungan Makelar Waton Bathi ini sudah berdiri selama 10 tahun lamanya. Didirikan oleh Sugeng, Budiantara, Sumantri, Sabar, Wandi, Ujik, Sahi, dan beberapa lainnya kini sudah memiliki lebih dari 200 anggota. 

Mereka adalah para makelar motor dan mobil bekas yang ada di Gunungkidul. Untuk menjalin keakraban antar sesama profesi, dibentuklah paguyuban tersebut. Tidak hanya untuk menyatukan silaturahmi, namun juga saling bertukar informasi untuk menyamakan harga sehingga lebih mudah bertransaksi.

Terbukti, saat ini ratusan anggota paguyuban yang ada menjalin hubungan dengan akrab antar satu dengan lainnya. Pun saat menghadiri halal bihalal, kehangatan dalam perbincangan soal profesi atau berbagai hal nampak terasa.

Mau lebaran dan masuk sekolah itu penjualan ramai. Tetapi harganya masih sesuai kesepakatan. Tidak mencari aji mumpung. Kasihan juga yang mau beli,” terang dia.

Sementara itu, Kanit Bimas Polsek Tanjungsari, Ipda Ristanto sekaligus Seksi Keamanan Paguyuban mengatakan, pengurus tidak akan tinggal diam jika terdapat anggota yang tersandung perkara hukum. Apabila terjadi, maka mereka akan mencari solusi agar permasalahan bisa selesai di jalur kekeluargaan.

Namun berbeda jika memang ditemukan pelanggaran yang fatal. Pasalnya, anggota yang bersangkutan akan diserahkan sepenuhnya ke pihak berwajib untuk diproses hukum.

Ya langkah- langkahnya jelas mediasi. Saya selaku keamanan paguyuban pun selalu memberi arahan kepada anggota untuk selalu bertindak sopan dan santun melayani pembeli,” ucapnya.

Dijelaskan, saat ini makelar sudah memasuki era modern. Meski secara manual masih dilakukan, namun aktifitas sebagian besar makelar mengandalkan media sosial sebagai ajang promosi ampuh.