Pencuri Dibekuk Polisi, Ngaku Maling untuk Belikan Baju Anak
Hukum & Kriminal

Pencuri Dibekuk Polisi, Ngaku Maling untuk Belikan Baju Anak

Ponjong,(gunungkidul.sorot.co)--Seorang pemuda asal Desa Bedoyo, Kecamatan Ponjong ditangkap Unit Reskrim Polsek Ponjong lantaran mencuri. DK (23) dibekuk petugas saat duduk-duduk di rumah mertuanya pada Kamis (12/07/2018).

Kesulitan perekonomian yang dirasakan oleh DK membuat dirinya nekat melakukan aksi pencurian untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Diduga kepepet, pelaku nekat menyasar di pabrik penggilingan batu milik mantan juragannya sendiri.

Kapolsek Ponjong, Kompol Mugiman melalui Panit Reskrim setempat, Ipda Sumiran mengutarakan, penangkapan tersebut berawal adanya laporan terkait pencurian di lokasi penggilingan batu di Ngrombo, Desa Bedoyo pada Jumat (06/07/2018) lalu. Mendapat laporan dari Tumiyo, pemilik penggilingan batu, petugas kemudian bergerak melakukan penyelidikan.

Bedasarkan sejumlah bukti, petugas kemudian memburu pelaku. Informasi dari sejumlah pihak mengarah pada DK yang tidak lain merupakan mantan pekerja di penggilingan batu milik Tumiyo.

Tidak mau targetnya kabur, setelah melakukan penyelidikan dan pengintaian, polisi langsung melakukan penangkapan terhadap pelaku.

Sebelumnya, saat petugas melakukan pengeledahan di rumah milik mertuanya mendapati sejumlah barang curian masih disimpan oleh pelaku.

"Pelaku kami amankan ke polsek untuk dilakukan pemeriksaan lanjutan. Kalau ngakunya, hasil penjualan barang curian akan dipakai untuk beli baju anaknya yang masih berusia 2 tahun," beber Ipda Sumiran.

Adapun barang bukti yang berhasil diamankan yakni sepeda motor Suzuki Smash nopol AB 4687 GW sebagai sarana yang digunakan. Selain itu 1 set dis mil, 1 piringan dis mil, 1 saringan dis mil, 1 terobong dis mil, 2 buah kunci pas ukuran 14 dan 12, 1 buah palu, betel dan sweter warna biru. 

"Dari keterangan sementara, pelaku telah mencuri di 3 lokasi yang berbeda. Kami masih terus kembangkan kasus ini, apakah ada TKP lain atau pelaku lainnya," pungkas Sumiran.