Dinilai Lebih Repot, Pendaftaran Anggota KPU Sepi Peminat
Politik

Dinilai Lebih Repot, Pendaftaran Anggota KPU Sepi Peminat

Wonosari, (gunungkidul.sorot.co)--Pendaftaran menjadi anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) tahun 2018 ini diurusi oleh Pemda DIY. Masyarakat yang semula bisa mendaftarkan diri lewat kabupaten, kini harus mengurusnya ke KPU DIY.

Menurut Divisi Hukum KPU Gunungkidul, Is Sumarsono, kebijakan baru tersebut menjadikan masyarakat pendaftar lebih kerepotan lantaran harus mendaftarkan diri ke KPU provinsi.

"Katanya repot mendaftar di provinsi. Coba kalau di kabupaten bakal gampang. Rata-rata setiap kabupaten/kota partisipasinya lebih rendah. Sekali lagi, informasi itu bersifat tidak resmi dari beberapa masyarakat pendaftar," terang Is Sumarsono, Kamis (12/07/2018).

Diduga lantaran hal tersebut, KPU Gunungkidul memastikan peminat masyarakat untuk tertarik kerja menjadi anggota KPU akan semakin sedikit. 

Dari ketentuan 40 orang anggota KPU Gunungkidul yang akan direkrut, hingga hari Selasa (10/07) jumlah pendaftar baru ada 4 orang. Padahal pendaftaran dibuka dari tanggal 4 Juli hingga tanggal 12 Juli 2018.

Menurut Is, jika kuota tersebut belum terpenuhi ada kemungkinan waktu pendaftaran akan diperpanjang. Jika perpanjangan tidak kunjung mendapatkan hasil yang diinginkan, maka proses akan terus berlangsung dengan anggota seadanya.

"Ketentuan 40 orang yang dibutuhkan, kemungkinan masa pendaftaran akan diperpanjang. Kalau tidak salah 3 hari perpanjangannya. Jika belum memenuhi apa yang diharapkan tentu akan diproses seadanya," terang Is Sumarsono.

Dikatakan, dari total pendaftar nantinya bakal diseleksi kembali hingga finalnya menjadi 5 orang. Mereka bakal menerima gaji total sebesar Rp 11 juta dan bekerja selama 5 tahun.

"Kalau partisipasi perempuan belum terpenuhi akan diperpanjang juga," imbuhnya.

Secara formal KPU Gunungkidul telah melakukan sosialisasi kepada masyarakat sebanyak 1 kali. Namun demikian untuk sosialisasi menggunakan website KPU Gunungkidul telah dipublikasi lebih awal.