Maling Dicokok Polisi, Nekat Nyuri Demi Kasih Anak Ponsel
Hukum & Kriminal

Maling Dicokok Polisi, Nekat Nyuri Demi Kasih Anak Ponsel

Rongkop,(gunungkidul.sorot.co)--Jajaran Opsnal Reskrim Polres Gumungkidul berhasil mengungkap kasus pencurian sebuah ponsel dan uang tunai jutaan rupiah yang terjadi pada Jumat (15/06) lalu saat Hari Raya Idul Fitri. Adalah Su (46) warga Desa Petir, Kecamatan Rongkop yang ditangkap oleh aparat Kepolisian, Jumat (20/07) petang.

Kasat Reskrim Polres Gunungkidul, AKP Riko Sanjaya menjelaskan, Su ditangkap oleh anggota reskrim saat sedang berada di rumahnya. Bedasarkan bukti-bukti yang dimiliki oleh petugas, penangkapan tersebut dilakukan.

Kedatangan anggota polisi sontak membuat pelaku kaget. Kendati demikian, ia yang langsung diringkus petugas tidak bisa mengelak dan melakukan perlawanan lantaran bukti yang dimiliki oleh petugas cukup akurat.

Dari rumahnya, pelaku kemudian digelandang ke Mapolres Gunungkidul guna dilakukan pemeriksaan mendalam. Diketahui saat umat muslim tengah menjalankan salat Idul Fitri bulan lalu, Su memanfaatkan situasi dengan melakukan tindak pidana pencurian di dua lokasi berbeda.

"Pelaku sudah kami amankan sejak kemarin sore. Sekarang kami baru akan mengambil beberapa barang bukti lainnya," terang AKP Riko Sanjaya, Sabtu (21/07/2018).

Diceritakan Riko, Su yang nekat melakukan aksi pencurian dilatarbelakangi masalah hutang. Selain itu, dia juga ingin memberikan sebuah ponsel kepada anaknya. Lantaran terpentok dengan kondisi tersebut, ia pun terpancing memanfaatkan kondisi rumah tetangga yang sepi. 

Kala melancarkan aksinya di rumah Parsono warga Ngurak-urak, Desa Petir, Kecamatan Rongkop, pelaku mengambil sebuah ponsel merek Samsung dan uang dengan jumlah jutaan rupiah.

Kemudian dia kembali melancarkan aksinya di rumah Sudarto di padukuhan yang sama dengan mengambil uang sebesar Rp 3 juta. Aksinya mulus dan lancar pasalnya kedua rumah tersebut tidak dikunci pemilik rumah meski dalam keadaan kosong.

"Kondisinya sepi, kan baru pada sholat Idul Fitri. Kalau jarak rumah pelaku dengan TKP ya kira-kira 2 km," terang dia.

Atas perbuatannya tersebut, Su harus mendekam di hotel prodeo. Proses pemberkasaan dan pemeriksaan masih terus dilakukan oleh penyidik. Bapak dua orang anak tersebut dikenai pasal 362 KUHP dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.