Pro Kontra Vaksin MR, Dinkes Akan Tetap Lakukan Imunisasi
Pemerintahan

Pro Kontra Vaksin MR, Dinkes Akan Tetap Lakukan Imunisasi

Wonosari,(gunungkidul.sorot.co)--Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) akan segera diberikan kepada siswa-siswi di Gunungkidul. Pemberian imunisasi ini tinggal menghitung beberapa hari kedepan. Sejumlah persiapan tengah dilakukan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul untuk memupuk kepercayaan masyarakat terhadap dinas soal pemberian vaksin pada anak sekolah.

Salah satu diantaranya yakni Dinas Kesehatan Gunungkidul menggandeng sejumlah instansi seperti Kantor Kementerian Agama (Kemenag). Hal tersebut dilakukan agar tidak ada penolakan pemberian vaksin campak atau MR dan HPV terhadap anak-anak. Mengingat, santer beredar kabar jika pemberian vaksin ini tidak sesuai dengan kepercayaan yang dianut alias tidak adanya label halal.

Maka dari itu, pemerintah kemudian bekerjasama dengan Kemenag untuk ikut andil dalam sosialisasi keamanan atas pemberian vaksin ini. Pemberian imunisasi MR dan HPV tersebut dinilai untuk memberi kekebalan tubuh pada anak-anak, agar nantinya tidak mudah terserang penyakit khususnya yang berbahaya.

"Kita mengandeng semua instansi untuk terlibat. Terutama pendekatan kepada orang tua itu sangat penting," jelas Kepala Seksi Surveilance dan Imunisasi, Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, drg. Fransiska Niken Widyawati, Sabtu (04/08/2018).

Ia menjelaskan, imunisasi MR sendiri akan diselenggarakan pada bulan ini. Terdapat kurang lebih 9.000 siswa nantinya yang akan mendapat imunisasi ini. Khususnya menyasar pada siswa kelas 1 Sekolah Dasar. 

Sedangkan untuk pemberian vaksin HPV akan diselenggarakan bulan depan, dengan menyasar pada siswa perempuan yang telah duduk di bangku kelas 6 Sekolah Dasar. Untuk jumlah pemberian vaksin ini diperkirakan terdapat 4.700 lebih siswa. Namun demikian, Fransiska masih belum memiliki data pasti. Dirinya masih menunggu dari masing-masing Puskesmas yang tersebar di Kecamatan.

Adapun target pencapaian pelaksanaan BIAS ini pemerintah daerah Kabupaten Gunungkidul begitu optimis melampaui target. Mengingat capaian tahun 2017 lalu secara keseluruhan juga melampaui target. Dimana untuk Imunisasi MR ditargetkan 98% dan HPV mencapai 95% sesuai dengan target nasional.

Dirinya pun mengimbau pada masyarakat untuk tidak khawatir dengan pemberian imunisasi ini. Pasalnya BIAS dinilai telah sesuai dengan peraturan dan prosedur yang berlaku. Tidak hanya itu, pemberian vaksin ini merupakan program nasional yang perlu didukung untuk menekan jumlah penderita penyakit baik campak maupun penyakit lainnya.

"Tidak usah khawatir, tentu pemerintah akan melakukan yang terbaik bagi masyarakatnya," pungkas dia.