Kejar-kejaran dengan Polisi, Maling Gawai Terkepung
Hukum & Kriminal

Kejar-kejaran dengan Polisi, Maling Gawai Terkepung

Semin,(gunungkisul.sorot.co)--Sempat diwarnai aksi kejar-kejaran beberapa saat, Unit Reskrim Polsek Semin berhasil menangkap pelaku pencurian sebuah handphone atau gawai di wilayah Semin, Minggu (05/08/2018). Seorang pemuda yang berprofesi sebagai tukang kredit perkakas rumah tangga akhirnya tak berkutik saat dikepung oleh polisi.

Kapolsek Semin, AKP Sriyadi melalui Kanit Reskrim Ipda Mahmet Ali Bahonar, SH menjelaskan, pihaknya berhasil meringkus KS (23) warga Pekuncen, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Pasalnya ia merupakan seorang maling sebuah gawai seharga Rp 1.700.000.

Penangkapan ini berawal dari adanya pelaporan oleh korban, Diyah Kurniasih (28) warga Kerdon, Desa Karangsari, Kecamatan Semin. Lantas, dibawah pimpinan Ipda Mahmet Ali Bahonar, SH kemudian melakukan penyelidikan. Berbekal adanya ciri-ciri fisik dan keterangan dari sejumlah saksi, petugas bergerak ke Desa Gedangrejo, Kecamatan Karangmojo.

Kala itu petugas melakukan penyelidikan di sebuah kontrakan yang berada di wilayah Gedangrejo. Benar saja diketahui adanya aktifitas seorang pemuda yang diburu. Pengintaian terus dilakukan beberapa saat, namun apesnya saat hendak melakukan penyergapan, target mengetahui kedatangan anggota Reskrim.

Kalang kabut mengetahui kedatangan polisi, pelaku berupaya melarikan diri dengan jarak yang lumayan jauh. Beruntung atas kesigapan dan kelihaian petugas dalam melakukan pengejaran, pelaku berhasil menangkap target buruan tersebut.

"Sempat ada aksi kejar-kejaran beberapa saat. Alhasil pelaku berhasil kami tangkap," tutur Ipda Mahmet Ali Bahonar, SH, Minggu sore.

Dari kejar-kejaran, kemudian pelaku digelandang ke Mapolsek Semin untuk dilakukan pemeriksaan. Sementara ini pemuda berambut pirang dengan tangan penuh dengan tatto tersebut mengakui pencurian gawai itu ia lakukan untuk dijual kemudian uangnya untuk foya-foya. 

"Baru pertama kali menurut pengakuan pelaku," imbuh dia.

Diceritakan Mahmet, pencurian gawai android jenis Sony seharga Rp 1,7 juta itu berawal dari pelaku yang merupakan tukang kredit perkakas datang ke rumah korban untuk meminta uang tagihan. Saat itu siang hari pelaku melihat sebuah gawai tergeletak di kursi teras rumah.

Kondisi rumah dan sekeliling yang sepi digunakan pelaku untuk melancarkan niat jahatnya. Saat itu Diyah pemilik gawai tengah masuk ke dalam rumah untuk mengambil uang setoran dan anak korban tengah menangis. Korban saat itu juga sempat menanyakan keberadaan gawainya terhadap KS namun dirinya berkelit jika tidak mengetahui.

"Kerja sebagai tukang kredit perkakas baru 1 bulanan, kemudian ngider di wilayah Semin kurang lebih baru satu minggu," tambah dia.

Adapun barang bukti yang berhasil diamankan yakni jaket bewarna hitam pakaian dan satu unit sepeda motor Honda Supra yang digunakan sebagai sarana. Atas kasus tersebut KS dijerat pasal 362 KUHP. Saat ini petugas telah melakukan penahanan terhadap pelaku.