Asyik Judi di Pangkalan Ojek, Tiga Orang Meringkuk di Penjara
Hukum & Kriminal

Asyik Judi di Pangkalan Ojek, Tiga Orang Meringkuk di Penjara

Wonosari,(gunungkidul.sorot.co)--Sejumlah tukang ojek dan warga Padukuhan Selang II, Desa Selang, Kecamatan Wonosari dikagetkan dengan kedatangan sejumlah anggota polisi berpakaian preman, Selasa (07/08/2018). Kedatangan petugas yang dipimpin oleh Iptu Edy Sosiawan itu untuk melakukan penggrebekan aktifitas perjudian yang dilakukan oleh tukang ojek.

Kapolsek Wonosari, Kompol Sutama melalui Kasi Humas setempat Aiptu Nugroho menjelaskan, pengungkapan aktifitas judi tersebut merupakan hasil tindak lanjut laporan masyarakat. Beberapa waktu lalu, masyarakat mengeluh dan merasa resah dengan adanya aktifitas perjudian di pangkalan ojek itu.

Menindaklanjuti laporan tersebut Unit Reskrim Polsek Wonosari menerjunkan beberapa personelnya untuk melakukan penyelidikan. Beberapa saat petugas melakukan pengintaian di sekitar lokasi diperoleh informasi yang akurat dan benar adanya beberapa orang tengah melakukan judi jenis domino.

Tak ingin targetnya kabur, petugas kemudian melakukan penyergapan. Saat itu, kegaduhan sempat terjadi, beruntung petugas dengan sigap langsung mengamankan ketiga orang yang kala itu tengah asyik berjudi. Tidak hanya dengan tangan kosong, namun beberapa barang bukti juga berhasil diamankan petugas.

"Media untuk judi berupa kartu domino dan uang tunai sebesar 237.000 berhasil diamankan petugas," kata Aiptu Nugroho.

Lanjut dia, penggerebekan yang dilakukan sekitar pukul 14.00 WIB itu berhasil menangkap Skd (45) warga Desa Selang, Kecamatan Wonosari dan Sky (50) warga Desa Karangmojo, Kecamatan Karangmojo. Keduanya merupakan tukang ojek yang seringkali mangkal di lokasi tersebut. Selain itu, AN seorang sopir asal Desa Jatiayu, Kecamatan Karangmojo juga turut diamankan petugas. 

Ketiganya kemudian diangkut polisi ke Mapolsek Wonosari guna mengikuti serangkaian pemeriksaan. Hingga saat ini satu persatu laki-laki setengah abad itu dipanggil oleh petugas. Ketiganya dijerat Pasal 303 KUHP mengenai perjudian.