Gayeng Rasulan Baran Digoyang Lima Biduan Seksi
Budaya

Gayeng Rasulan Baran Digoyang Lima Biduan Seksi

Rongkop,(gunungkidul.sorot.co)--Seperti biasanya, Padukuhan Baran Kulon dan Baran Wetan, Desa Semugih, Kecamatan Rongkop selalu menggelar acara rasulan atau bersih dusun secara meriah. Meski berada di komplek pelosok desa, tepatnya di kawasan ujung timur Kabupaten Gunungkidul, namun semangat warganya begitu luar biasa.

Tak hanya menggelar kegiatan tradisional, rasulan Baran juga disambut dengan aneka hiburan. Salah satunya adalah pertunjukan pentas seni dangdut. Seperti halnya tampak pada Selasa malam (07/08/2018) malam, sejumlah biduan seksi yang tampil menghibur ratusan warga di sekitar Terminal Baran atau di sekitar Kantor Camat Rongkop.

Dengan goyangan aduhai, para penonton pun seolah terbius irama lagu yang dilantunkan oleh biduan.

Ketua Pemuda Baran yang tergabung dalam Baran Community, Beno menuturkan, acara dangdutan kali ini digelar untuk memberikan hiburan segar bagi masyarakat Rongkop, khususnya kalangan muda-mudi. Segenap petugas keamanan baik dari Polsek Rongkop dan Koramil setempat, serta dibantu pemuda karang taruna turut siaga mengamankan situasi sekaligus mengantisipasi jika terjadi keributan.

Setiap tahun memang sengaja dibikin meriah. Orkesnya dari OM Barata. Penyanyinya Ricka Monika, Nirma Cocolatos, Vio Kitty, Ira Puspita,dan Lia Diana,” papar Beno.

Dikatakan, puncak hari H acara rasulan bakal berlangsung Rabu (08/08) siang. Selain juga digayengkan dengan acara kirab budaya keliling kampung menempuh jarak sekitar 3 kilometer, rasulan bakal ditutup dengan pagelaran wayang kulit menampilkan dalang lokal yakni Ki Suharyadi. 

Setiap Kepala Keluarga (KK) swadaya iuran sekitar Rp 100 ribu. Intinya sebagai ucapan rasa syukur. Ya harapannya warga tetap diberikan keselamatan dan kesejahteraan dalam berbagai bidang kehidupan,” tutup Beno.

Berdasarkan pantauan, belasan anggota Polsek Rongkop dipimpin Kapolsek, AKP Yuliyanto tampak berjaga menyebar di sejumlah titik lokasi panggung guna mengamankan jalannya acara. Hingga dangdutan rampung pada tengah malam, kegiatan berjalan lancar tanpa kekisruhan.