Asyik, Kini Ada Taman Baca di Ponjong
Pendidikan

Asyik, Kini Ada Taman Baca di Ponjong

Ponjong,(gunungkidul.sorot.co)--Menumbuhkan minat baca pada anak-anak memang diperlukan di era digitalisasi ini. Pasalnya, kemajuan teknologi dan informasi sering menjadi penghalang tumbuh dan berkembangnya minat baca anak.

Kehadiran taman baca mini di Padukuhan Ponjong, Desa Ponjong, Kecamatan Ponjong tentu menjadi angin segar masyarakat setempat. Akses mereka dalam mendapatkan ilmu menjadi dipermudah, khususnya bagi anak-anak agar lebih terbiasa membaca buku.

Dibentuknya taman baca mini ini berawal dari kegelisahan kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) 141 Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) angkatan 2015. Mereka melihat keinginan anak-anak dan masyarakat umum untuk membaca yang begitu tinggi namun tidak diimbangi dengan wadah yang tersedia.

Alhasil para mahasiswa ini berniat memulai langkah dalam pergerakan dibidang literasi. Rasa kepedulian mengembangkan minat baca dan belajar menjadi dasar utama membentuk taman baca tersebut.

Khusus di Padukuhan Ponjong ini belum ada perpustakaan atau wadah untuk belajar. Padahal berdasarkan pengamatan kami, tingkat literasi anak Ponjong cukup baik, sehingga kami mencoba untuk memfasilitasi,” ujar Ketua KKN 141 UNY, Rendy Rizaldy Putra, Selasa (07/08/2018).

Mereka memanfaatkan Pos Ronda RT 02 yang tak terpakai sebagai taman baca mini sementara. Saat ini sudah menerima sekitar 50 buah buku anak, dan mata pelajaran sekolah. Paling tidak minimal 100 buah buku menjadi targetnya, yang terdiri dari bacaan umum, dan bacaan untuk anak sekolah. 

Namun nanti pemerintah desa rencananya ingin menindaklanjuti dengan membuatkan bangunan permanen,” jelas dia.

Saat ini upayanya untuk mencari donatur berupa buku ataupun uang yakni menyebar proposal ke toko buku atau perpusda dan melalui media sosial. Kendati demikian, bagi yang ingin mengirimkan buku baik lama maupun baru bisa menghubungi anggota KKN 141 UNY di nomor 08562920982 atau ke posko di RT 04 RW 04 Padukuhan Ponjong, Desa Ponjong, Ponjong.

Waktu pelepasan KKN dipesankan untuk melakukan pemberdayaan manusia dan meningkatkan literasi minat baca. Semoga dengan adanya ini niat dan upaya kami berjalan lancar,” terang Rendy.