Difabel Asal Semanu Wakili Indonesia dalam Even Basket Internasional
Olahraga

Difabel Asal Semanu Wakili Indonesia dalam Even Basket Internasional

Semanu, (Gunungkidul.sorot.co)--Dalam waktu dekat ini Indonesia bakal menjadi tuan rumah Asian Para Games 2018. Even tersebut akan diikuti oleh para atlet difabel dari negara-negara Asia.

Eloknya, moment bergengsi itu juga akan diikuti seorang difabel asal Kecamatan Semanu bernama Danu Kuswantoro (27). Ia mampu menyumbangkan tenaganya demi mengikat nama Gunungkidul dikancah internasional itu.

Laki-laki yang akrab dipanggil Danu itu kini mewakili Indonesia dalam cabor Basket Kursi Roda yaitu basket untuk para difabel. Lulusan SLB Krida Muliya 2 ini menjadi salah satu dari 12 atlet Indonesia yang berkesempatan mewakili Indonesia dalam lomba cabang baru tersebut.

Danu sempat tidak percaya bisa menjadi wakil untuk Indonesia dengan keterbatasan fisiknya. Namun berkat kegigihan dan kerja keras yang ia lakukan selama ini, maka ia berkesempatan membela Indonesia dalam even yang bakal digelar dari tanggal 6 hingga 13 Oktober 2018 di Jakarta mendatang.

Pintu rumah Danu yang beralamatkan di Padukuhan Semuluh Kidul RT 01/ RW 05, Desa Ngeposari selalu terbuka menunggu kehadiran dirinya yang jarang bisa berkumpul dengan keluarga.

Sebab mulai bulan Januari hingga bulan Oktober Danu telah disibukkan dengan berbagai jadwal latihan di luar kota hingga menyebabkan ia tak bisa pulang ke rumah.

"Tempat latihanya pindah-pindah kadang di Karanganyar, Kadang di Solo Baru, Sukoharjo kadang di Surakarta," terang Danu, Jumat (10/08/2018).

Danu mengaku kali ini tidak menargetkan apapun. Kendati begitu ia akan tetap memberikan yang terbaik untuk Gunungkidul dan Indonesia. 

"Itu karena saya memang benar-benar dari nol," ucap Danu.

"Persiapan kita sudah 75 % dan kita masih menunggu kursi dari jepang karena kursinya khusus, bukan sembarang kursi," imbuhnya.

Danu begitu gigih memperjuangkan kesempatan ini lantaran ia ingin mengubah image bahwa kaum difabel yang selama ini diremehkan juga memiliki keunggulan. Baginya keluarga dan teman-teman yang selama ini di sisinya adalah harta dan semangat terbesar yang ia punya.

Sebelum terjun ke dunia basket, terlebih dahulu ia telah memperoleh kejuaraan dari beberapa cabang olahraga, seperti Juara II Balap Kursi roda 100 meter putra di Palembang (2012) dan di Balikpapan (2013), juara II dan III Paperda DIY cabang Badminton kursi roda, serta juara III ganda putra cabang Badminton kursi roda Kejurnas di Bandung.

"Ayo teman-teman difabel Gunungkidul keluar dari zona ketakutan kita. Dulu saya juga merasa takut dan terpuruk tapi ayo ! Kalau mereka bisa dan kita juga bisa," harap Danu.