Sabet Emas Porda DIY, Olahraga Anyar Minta Lapangan
Olahraga

Sabet Emas Porda DIY, Olahraga Anyar Minta Lapangan

Wonosari,(gunungkidul.sorot.co)--Olahraga woodball tampaknya masing asing terdengar di telinga warga Kabupaten Gunungkidul. Olahraga ini memadukan antara konsentrasi dan skill. Meski belum terkenal, namun dalam perhelatan Porkab VI Tahun 2018 ini sudah ada 7 kecamatan yang memiliki atlet woodball.

Ketua Pengkab Ikatan Wood Ball Association (IWbA) Kabupaten Gunungkidul, Huntoro P.W, mengatakan olahraga woodball merupakan olahraga yang berasal dari Thailand. Jenis olahraga ini masuk ke Indonesia pada tahun 2006 dan masuk ke Yogyakarta tahun 2012 silam.

Wood Ball merupakan olahraga sederhana yang mirip dengan olahraga golf. Hanya saja Woodball menggunakan bola yang lebih besar dan menggunakan gate untuk menentukan kemenangan.

"Sebenarnya mudah untuk olahraga woodball mirip sama golf. Bedanya, kalau golf itu memasukkan bola kelubang. Kalau woodball bola dipukul agar menyentuh gate," ungkap Huntor, Selasa (11/09/2018).

Dikatakan lebih lanjut, cara bermain woodball cukup mudah yaitu dengan memukul bola agar menyentuh gate yang merupakan gawang untuk mencetak poin. Semakin sedikit pemain memukul bola, maka pemain tersebut yang akan mendapatkan poin. 

Menurut Huntoro, woodball merupakan olahraga yang terbilang murah. Dari segi peralatan memang hanya sedikit, tetapi setiap peralatan berbeda-beda harganya.

Di Gunungkidul sendiri kendala yang dikeluhkan para atlet yakni belum adanya lapangan khusus untuk latihan woodball. Sementara ini proses latihan hanya dilakukan di tanah lapang seperti di komplek Pemda Gunungkidul.

"Kita sangat berharap nantinya ada lapangan khusus untuk woodball. Karena diakui atau tidak, atlet kita tahun kemarin ada yang meraih medali emas di ajang Porda DIY," pungkas Huntoro.