Akankah Batik Manding Dapatkan Hak Cipta Seperti Batik Walang ?
Budaya

Akankah Batik Manding Dapatkan Hak Cipta Seperti Batik Walang ?

Wonosari,(gunungkidul.sorot.co)--Dukungan pemerintah sangat diperlukan seiring berkembangnya batik manding produksi dari Kampung Batik Manding Siberkreasi di Padukuhan Kepek I, Desa Kepek, Kecamatan Wonosari. Apalagi bila adanya upaya mematenkan batik tersebut dengan hak cipta.

Pemkab Gunungkidul sejauh ini sudah mematenkan tiga motif batik walang sehingga memiliki hak cipta. Tiga motif batik walang khas Gunungkidul, Sekar Jagat, Walang Kencono Jati dan Walang Sinanding Jati mendapatkan hak paten dari Kementerian Hukum dan HAM pada 2014 silam. Bupati Gunungkidul, Badingah mengaku bisa saja mendorong batik manding untuk dipatenkan. Akan tetapi, perlu ada kekhasan motif sehingga memang layak dipatenkan.

"Ya nanti, sambil jalan kita lihat. Kalau ada kekhasan kita dorong untuk kita patenkan," katanya usai launching Kampung Batik Manding Siberkreasi beberapa waktu lalu.

Kampung Batik Manding Siberkreasi telah diresmikan oleh Dirjen Aplikasi dan Informatika Kementerian Kominfo, Abrijani Pangerapan, Selasa (02/10) sore. Kominfo mendukung berkembangnya batik Siberkreasi dengan terobosan-terobosan agar dapat dipasarkan secara luas. 

Sementara Kepala Desa Kepek, Bambang Setiawan, menyebutkan bila potensi ekonomi masyarakat semakin tergerak berkat adanya Kampung Batik Manding Nusantara. Munculnya kesadaran masyarakat yang mau ikut hadir dalam mengembangkan kerajinan membatik harus terus didorong pemerintah. Dia juga berharap Batik Manding didorong pemerintah agar mendapatkan hak cipta seperti batik walang.

Harapan temen-temen kesana (patenkan). Ini perlu dukungan Bu Bupati, dinas terkait. Kalau ada batik lain (dipatenkan), kenapa batik dari Kepek tidak bisa,” kata dia.

Bambang menjelaskan, persiapan menuju batik yang layak dipatenkan sejatinya sudah dimiliki oleh pengurus Kampung Batik Siberkreasi, mulai dari sumber daya manusia, kelompok usaha, produksi, hingga pemasaran.

"Bahkan di Desa Kepek ada satu remaja, satu-satunya di Desa Kepek yang sudah mempunyai sertifikasi pembatik, satu-satunya. Usianya masih remaja dan sudah layak menjadi instruktur batik.