Gunungkidul Rombak Pejabat, Sejumlah Camat Geser
Pemerintahan

Gunungkidul Rombak Pejabat, Sejumlah Camat Geser

Wonosari,(gunungkidul.soro.co)--Pemerintah Kabupaten Gunungkidul merombak struktur organisasi Aparatur Sipil Negara (ASN) di jajaran pemerintah daerah. Pelantikan sekaligus pengambilan sumpah jabatan dilakukan di Bangsal Sewokoprojo, Wonosari, Jumat (05/10/2018) siang.

Pengambilan sumpah dan pelantikan ini dilakukan kepada jabatan tinggi pratama, jabatan administrasi dan jabatan pengawas ASN. Ada 95 ASN yang posisinya dirombak di lingkungan Pemkab Gunungkidul.

Hal ini dilakukan karena kosongnya sejumlah posisi penting khususnya jabatan tinggi pratama Organisasi Pemerintah Daerah (OPD) seperti Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi. Disamping itu, pemindahtugasan ini didasari karena kebutuhan yang dirasa mendesak.

Adapun jabatan penting yang dirotasi seperti Saptoyo, Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintah Politik menjabat posisi baru sebagai Kepala Badan Pendapatan Aset Daerah; Krisna Berlin, Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi Pembangunan menjadi Kepala Dinas Kelautan Perikanan; Purnama Jaya, Kepala Dinas Kominfo menjadi Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi; Khaerudin, Kepala Dinas Kelautan Perikanan menjadi Staf Ahli Bidang Ekonomi Pembangunan.

Kemudian Witanto, Camat Nglipar mengisi posisi baru sebagai Camat Semin. Sukamto, Camat Girisubo kini geser jabatan menjadi Camat Nglipar. Agus Riyanto, Sekcam Wonosari menjadi Camat Girisubo. Marwatahadi, Camat Paliyan menjadi Camat Karangmojo. Yulihadi Handoyo, Sekretaris Badan Kesatuan Bangsa dan Politik mengisi posisi Camat Paliyan.

Selanjutnya, Winarno, Inspektur Pembantu Inspektorat Gunungkidul menjadi Camat Panggang. Titik Hartati, Kasi Pengendalian Bidang Pengendalian Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu mengisi posisi baru sebagai Kasi Pelayan Umum Kecamatan Playen, yang sebelumnya dijabat Supriyanto. Sedangkan Supriyanto berganti di posisi yang ditinggalkan Titik.

"Kepada pejabat baru saya harapkan untuk mempertahankan integritas dan disiplin. Kemudian responsif terhadap permasalahan baru, mempunyai jiwa good government, mempunyai jiwa entrepreneur, terobosan yang inovatif, serta memanfaatkan sumber daya secara maksimal," kata Badingah dalam sambutannya.