Gandir Gegerkan Rejosari, Begini Riwayat Korban Sebelum Meninggal
Peristiwa

Gandir Gegerkan Rejosari, Begini Riwayat Korban Sebelum Meninggal

Wonosari,(gunungkidul.sorot.co)--Gantung diri yang dilakukan Bagas Tyas (21), warga Padukuhan Rejosari, Desa Baleharjo, Kecamatan Wonosari, Sabtu (06/10/2018) pagi, menggegerkan warga sekitar. Korban diduga nekat melakukan gantung diri usai mengalami depresi karena penyakit yang diidapnya beberapa bulan terakhir.

Kapolsek Wonosari, Kompol Sutama melalui Babinkamtibmas Baleharjo, Aipda Aris Priya, menjelaskan, sekira pukul 06.00 WIB, ibu korban, Suparti (52), berniat memberikan minuman susu kepada Bagas. Setelah setelah pintu diketuk, Bagas yang berada di dalam kamar tidak menjawab. Suparti kemudian memanggil Dwi (29), kakak korban, untuk membantu membukakan pintu kamar. Kaget bukan kepalang, setelah pintu dibuka, Bagas ditemukan sudah dalam keadaan tergantung.

"Korban tergantung dengan posisi menghadap ke selatan, menggunakan tali yang diikat ke blandar kamar yang tingginya 3 meter. Korban diperkirakan memanjat dinding kamar," ujar Aris, Sabtu pagi.

Dikatakan Aris, korban menderita sakit jiwa sekitar 4 bulan lalu dan telah menjalani pengobatan. Namun korban berhenti tidak mau minum obat tersebut. 

Menurut keterangan petugas medis Puskesmas Wonosari II, korban pernah melakukan pengobatan di RSUD Wonosari dengan didampingi oleh dokter Ida. Namun, sudah 2 bulan korban tidak bersedia minum obat. Setelah itu, pengobatan selanjutnya didampingi oleh Puskesmas II Wonosari, dengan metode memberikan obat melalui makanan dan minuman agar korban tetap bisa meminum obat tersebut.

Setelah dilakukan identifikasi oleh petugas dari Polres Gunungkidul dan Puskesmas Wonosari II, korban dinyatakan murni bunuh diri. Jenazah pun akan dikebumikan oleh keluarga.