Banyak Seniman Unjuk Kebolehan, Pasar Argowijil Berjubel Penonton
Budaya

Banyak Seniman Unjuk Kebolehan, Pasar Argowijil Berjubel Penonton

Wonosari,(gunungkidul.sorot.co)--Memasuki hari kedua Gari Art Festival, sebanyak 3 padukuhan di Desa Gari, Kecamatan Wonosari unjuk kebolehan dengan menampilkan kesenian tradisional, Sabtu (06/10).

Tiga padukuhan tersebut adalah Padukuhan Ngijorejo menampilkan Tari Kreasi, Padukuhan Gelung menampilkan tari kreasi dan Padukuhan Kalidadap menampilkan Jathilan Turonggo Bekso.

Tampak ratusan penonton memadati komplek panggung utama yang terletak di sebelah barat bangunan Pasar Argowijil. Mereka tampak antusias menyaksikan penari berlenggak-lenggok. Baik tua maupun muda hingga anak usia balita menikamti acara yang satu ini.

Kegiatan ini diselenggarakan selama 3 hari dengan diisi oleh kurang lebih 500 seniman asal Desa Gari mulai tanggal Jumat (05/10) hingga Minggu (07/10) besok. Dimana 9 padukuhan di desa tersebut mendapatkan giliran menampilkan keseniannya masing-masing sesuai jadwal yang telah ditentukan.

Selain pentas seni, berbagai olahan tradisional dan kerajinan juga dijajakan oleh masing-masing 9 padukuhan se-Desa Gari.

"Tujuan acara ini untuk membangun ruang publik dan media ekspresi para praktisi seni di Gari," terang Septian Nurmansah, Lurah Pasar Argowijil sekaligus Ketua Karang Taruna Mekar Pandega Desa Gari.

Acara tahunn ini bisa terselenggara berkat kerjasama antara Pemerintah Desa Gari dengan Dinas Kebudayaan DIY. Diperkirakan, acara menyedot dana kurang lebih Rp 40 – 50 juta. 

Malam harinya, pasar tersebut akan dimeriahkan dengan penampilan musik dari band Generasi Menolak Tua (G. M. T) dan juga penampilan wayang cakruk dengan dalang Ki Marno Purbo Carito, asal desa setempat.