Harga BBM Naik, Konsumen Pertamax Berkurang
Ekonomi

Harga BBM Naik, Konsumen Pertamax Berkurang

Wonosari, (gunungkidul.sorot.co)--Sejak Rabu (10/10) pukul 11.00 WIB PT. Pertamina resmi menaikkan harga BBM jenis Pertamax, Pertamax Turbo, Dexlite, Pertamina Dex, dan Biosolar Non PSO.

Untuk daftar harga terbaru beberapa jenis BBM di wilayah DIY yaitu Pertamax Rp 10.400/liter, Pertamax Turbo Rp 12.250/liter, Dexlite Rp 10.500/liter, Pertamina Dex Rp 11.850/liter dan Solar Non-Subsidi Rp 9.900/liter.

Meski begitu, masyarakat sebagai konsumen juga merasa dikejutkan dengan ketetapan pemberlakukan harga baru itu. Seperti yang dirasakan oleh Tyas Titik (53) warga Ledoksari, Desa Kepek, Kecamatan Wonosari. Sebagai konsumen ia jika Pertamina ini menaikkan harga BBM seyogyanya tidak terlalu tinggi dan ada tenggang waktunya.

"Kalau kenaikan harus ada waktu tenggangnya. Kalau kemarin kan ujuk-ujuk. Harusnya kalau naik ya lihat-lihat dulu. Pertamax naiknya jangan terlalu tinggi 200 rupiah gitu, ini 900 rupiah terlalu tinggi walaupun saya sebagai pegawai apalagi yang bukan," jelasnya, Kamis (11/10/2018).

Ia mengaku tidak akan beralih ke alternatif BBM yang lebih murah seperti Pertalite, meskipun harga Pertamax naik. Selama stok tersedia ia tetap menjadi konsumen Pertamax. 

Menurut petugas SPBU Kranon, Desa Kepek, Kecamatan Wonosari, Sukmawati di SPBU setempat hanya melayani pembelian 3 jenis BBM yaitu Premium, Pertalite dan Pertamax. Konsumen di SPBU kranon nampaknya masih banyak yang menggunakan BBM jenis Pertamax.

"Konsumen wajar-wajar, sehari Pertamax kami sekitar 1 sampai 2 ton perhari. Sedangkan pertalite biasanya 4 ton perhari. Konsumen lebih banyak premium pertalite dari dulu emang," jelas Sukmawati.

Namun menurut Suparman, Pengawas di SPBU Siyono, Desa Logandeng, Kecamatan Playen bahwa dengan adanya kenaikan BBM mengakibatkan angka penjualan di SPBU berkurang. Untuk data konsumen Pertamax sebelum ada kenaikan mencapai 576. Terhitung sejak kenaikan hingga berita ini ditulis ada sekitar 337 konsumen Pertamax.

"Di sini dia jenis yang naik Dexlite yang sebelumnya Rp 9.000 rupiah menjadi Rp 10.500 dan Pertamax dari Rp 9.500 menjadi Rp10.400. Kalau Dexlite belum kelihatan karena biasanya yang membeli instansi," kata Suparman.

Sampai saat ini Suparman menegaskan belum ada konsumen yang mengadu. Diprediksi jika konsumen merasa terbebani dengan kenaikan harga BBM, mereka akan beralih menggunakan Pertalite sebagai alternatif.