Dua Gadis Belia yang Digagahi Ternyata Masih Berstatus Pelajar
Hukum & Kriminal

Dua Gadis Belia yang Digagahi Ternyata Masih Berstatus Pelajar

Purwosari,(gunungkidul.sorot.co)--Perkara persetubuhan terhadap dua orang gadis asal Kecamatan Pandak, Kabupaten Bantul, berlanjut ke ranah hukum. Pemeriksaan polisi atas dua gadis tersebut mengungkap bahwa keduanya masih berstatus sebagai pelajar.

Informasi dari kepolisian, Kembang, bukan nama sebenarnya, baru mengenal pelaku SB (27), asal Desa Trimurti, Kecamatan Srandakan, Bantul, sekitar dua bulan lalu di sebuah tempat jatilan di Kecamatan Sanden. Dari perkenalan itu hubungan keduanya berlanjut pada tahap kencan.

Tak berselang lama, keduanya lalu jalan bersama dan nongkrong sembari menenggak miras di sebuah jalan, Senin (08/10/2018) malam. Kembang kemudian mengajak temannya, Sekar, bukan nama sebenarnya, untuk minum bersama. Singkatnya, keduanya diajak tidur bareng hingga disetubuhi oleh pelaku di sebuah losmen di Desa Girijati, Purwosari.

Pengakuan korban, memang masih pelajar kelas X di salah satu sekolah kejuruan di Kabupaten Bantul,” ungkap Kapolsek Purwosari, AKP Budi Kustanto, Jumat (12/10/2018) siang.

Diutarakan Kapolsek, keterangan lain yang didapat bahwa kedua korban baru pertama kali melakukan hubungan badan. Dia pun mengimbau kepada para orang tua agar mengawasi pergaulan anak-anaknya, terlebih anak perempuan. Jangan sampai anak bisa keluyuran dengan bebas, apalagi sampai larut malam. 

Kami juga meminta para pemilik losmen mencatat semua pengunjung, bila ditemukan yang dibawah umur tidak diperkenankan menginap,” ungkapnya.

Atas perbuatan tersebut, lanjut Kapolsek, pelaku bakal dijerat UU Perlindungan Anak dengan ancaman 15 tahun penjara.