Sempat Kritis, Nyawa Pekerja Proyek Tak Bisa Terselamatkan
Peristiwa

Sempat Kritis, Nyawa Pekerja Proyek Tak Bisa Terselamatkan

Wonosari,(gunungkidul.sorot.co)--Sarkam (53), pekerja proyek asal Nogosari, Desa Dadapayu, Kecamatan Semanu akhirnya meninggal dunia setelah sempat kritis di RS Pelita Husada Mijahan, Semanu, Rabu (31/10) malam. D

ia terlibat insiden laka maut di jalan raya Semanu-Wonosari, tepatnya di Nitikan Timur, Desa Semanu pada Rabu sore. Peristiwa tersebut menewaskan seorang pembonceng sepeda motor atas nama Supanto (48) warga Nogosari, Desa Dadapayu, Kecamatan Semanu.  Supanto meninggal bersimbah darah di lokasi kejadian.

Sarkam akhirnya juga meninggal sekitar jam 9 malam. Sebelumnya ia sempat beberapa saat dirawat di rumah sakit,” ucap Kanit Laka Polres Gunungkidul, Ipda Sony Yuniawan, Kamis (01/11/2018) siang.

Sementara itu Kapolsek Semanu, AKP Ahmad Fauzi Mulyono menuturkan bahwa Sarkam meninggal karena menderita luka patah tulang pada tangan dan kaki kanan. Selain itu pipinya juga ada luka sobek. 

Kalau pemboncengnya, Supanto cidera kepala berat,” tambah dia.

Diberitakan sebelumnya, kecelakaan tragis itu bermula ketika Supanto yang diboncengkan oleh temannya, Sarkam mengendarai sepeda motor Supra Nopol AB 2823 VD dari arah barat (Wonosari) menuju timur (Semanu) sekira pukul 16.15 WIB.

Setibanya di lokasi kejadian, motor hendak menyalip minibus yang ada di depannya. Karena kurang memperkirakan jarak, stang kendaraan diduga bersenggolan dengan minibus hingga membuat keduanya terjatuh.

Tak sampai di situ, keduanya yang terjatuh lalu tersambar truk dump Nopol AB 8708 GD dengan sopir Supardi, warga Bedoyo Kidul, Desa Bedoyo, Kecamatan Ponjong, yang melaju dari arah berlawanan.