Siswi Asal Semin Juara Olimpiade Literasi Tingkat Nasional
Pendidikan

Siswi Asal Semin Juara Olimpiade Literasi Tingkat Nasional

Semin,(gunungkidul.sorot.co)--Prestasi membangggakan kembali ditorehkan pelajar asal Kabupaten Gunungkidul, Zahrotun Qurrata A'yuni (15), remaja asal Desa Semin, Kecamatan Semin.

Dia baru saja memenangkan Olimpiade Literasi Siswa Nasional (OLSN) kategori Cipta Puisi yang diselenggarakan oleh Direktorat Pembinaan SMP, Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, akhir Oktober 2018.

Tiga karya puisi ciptaannya yang berjudul Berita Tentang Indonesia, Menyimpan Jiwa Pudar, serta Aku Memandang Dunia Lewat Jendela, berhasil diterima oleh Direktorat Pembinaan SMP Kemendikbud. Dia pun berhak menjadi wakil dari Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Dia pun maju tingkat nasional dan dikarantina pada 27-31 Oktober 2018.

Ditemui sorot.co, Zahrotun bercerita, proses seleksi lomba berlangsung ketat. Setiap peserta diminta mengirimkan tiga karya puisinya ke Direktorat Pembinaan SMP Kemendikbud. Setelah itu, karya terpilih berhak mewakili masing-masing provinsi.

Yang ikut ada 500-an peserta, tapi setiap provinsi dipilih satu untuk ke nasional,” ucapnya, Senin (05/11/2018).

Pada masa karantina, para peserta diminta kembali membuat karya puisi tanpa proses pendampingan. Saat itu, Zahrotun mengarang puisi berjudul Negeri Tanah Berpulang yang terdiri dari lima bait. Puisi ini menceritakan tentang keasaan rakyat jelata. 

Poin yang disampaikan yakni tentang kemanusiaan, dimana setiap manusia harus saling membantu, menjaga, menyayangi, karena pada dasarnya semua manusia bersaudara.

Prosesnya kami masuk ke dalam perpustakaan, di sana tanpa handphone tanpa pendamping. Kita diminta membaca buku sebagai referensi untuk karya puisi. Temanya yang diberikan saat dadakan, tentang humanisme,” ungkapnya.

Setelah penjurian, karya Zahrotun berhasil dinobatkan menjadi pemenang kedua OLSN kategori Cipta Puisi. Dia hanya kalah dari perwakilan Provinsi Lampung yang menjadi juara pertama. Atas keberhasilan itu, siswi SMPN 1 Karangmojo itu membawa pulang piala, sertifikat penghargaan, serta uang pembinaan Rp 4 juta.