Jubir Kutip Lagu Iwan Fals dan Ayat Al Quran Saat Rapat
Politik

Jubir Kutip Lagu Iwan Fals dan Ayat Al Quran Saat Rapat

Wonosari,(gunungkidul.sorot.co)--Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mengutip lirik lagu Iwal Fals dan ayat suci Al Quran dalam Rapat Penyampaian Pandangan Umum Fraksi-fraksi tentang Rancangan APBD 2019 yang berlangsung di Ruang Rapat Paripurna DPRD Gunungkidul, Senin (05/11/2018). Kutipan itu disampaikan oleh Juru Bicara Fraksi PDIP Gunungkidul, Wahyu Pradana Ade Putra.

Dalam pendahuluan pandangan umum Fraksi PDIP, Juru Bicara Fraksi PDIP, Ade mengutip lagu berjudul Surat Buat Wakil Rakyat yang dipopulerkan musisi ternama Iwan Fals. Bagian lagu yang dikutip yaitu di hati dan lidahmu kami berharap suara kami tolong dengar lalu sampaikan, jangan ragu jangan takut karang menghadang, bicaralah yang lantang jangan hanya diam.

Maksud kutipan lagu itu merupakan sebagai pengingat sekaligus pembuktikan wakil rakyat dan seluruh pengambil kebijakan agar serius menjawab aspirasi, harapan dan cita-cita masyarakat lewat RaAPBD 2019. Dengan begitu, kebijakan yang diambil bisa benar-benar mewujudkan kesejahteraan bagi masyarakat Gunungkidul, bukan hanya omong kosong semata.

Intinya masa depan rakyat adalah tanggung jawab kita semua yang hadir dalam ruangan ini,” katanya di mimbar sidang.

Sejumlah pandangan disampaikan oleh Fraksi PDIP terkait rancangan APBD 2019 seperti pendidikan, kesehatan, investasi, pengembangan wilayah, pangan, pengelolaan bencana, pelayanan publik serta reformasi birokrasi. 

Pada bagian penutup, Ade mengutip ayat suci Al Quran surah Al Baqarah Ayat 30, yang berisi tentang khalifah di muka bumi.

Kita semua telah ditunjuk oleh-Nya sebagai pemimpin, diberikan kepercayaan yang besar oleh rakyat, maka sudah seharusnya kita berbuat untuk rakyat,” ucapnya.

Rapat Penyampaian Pandangan Umum Fraksi-fraksi tentang Rancangan APBD 2019 diawali oleh penyampaian Fraksi Handayani disusul Fraksi PKS, Fraksi PAN, Fraksi Golkar, Fraksi Demokrat, Fraksi Gerindra dan terakhir Fraksi PDIP.