Ingin Pamor Tanaman Hias Melejit Lagi, Kota Hinggil Suguhkan Pameran
Komunitas

Ingin Pamor Tanaman Hias Melejit Lagi, Kota Hinggil Suguhkan Pameran

Wonosari,(gunungkidul.sorot.co)--Perhelatan pameran tanaman hias digelar di eks Kantor Kecamatan Wonosari, Jalan Veteran, Desa Kepek, Kecamatan Wonosari. Resmi dibuka Senin (05/11/2018), pameran yang diinisiasi oleh Komunitas Pecinta Tanaman Hias Gunungkidul atau Kota Hinggil akan berlangsung sampai sepekan kedepan.

Beragam jenis tanaman dipamerkan dalam pameran ini. Tanaman jenis Anthurium dan Aglonema seperti Jemani atau King Cobra dan Galetea banyak dipajang di 9 stand milik komunitas Kota Hinggil. Tercatat ada sedikitnya 25 jenis tanaman hias yang dipamerkan.

Salah satu peserta tanaman hias, Anton asal Tempuran, Desa Kampung, Kecamatan Ngawen mengungkapkan, tujuan adanya pameran adalah untuk mengenalkan kembali dan mengangkat pamor tanaman hias kepada masyarakat Gunungkidul. Disamping itu, dengan menggelar pameran yang berada di pusat kota, bisa lebih memudahkan para pecinta tanaman hias membeli dan membawa pulang tanamannya.

Kami ingin memperkenalkan kembali kepada masyarakat tentang tanaman hias sekaligus juga memudahkan masyarakat yang ingin membeli tanaman hias,” ungkap Anton.

Lebih lanjut disampaikan, pecinta tanaman hias di Gunungkidul sejatinya memiliki banyak sekali peminat. Umumnya mereka menyukai jenis tanaman Anthurium dan Aglonema, yang memiliki daun-daun subur dan sedap dipandang. Tanaman yang tumbuh subur di wilayah tropis seperti Indonesia ini masih tergolong mahal berkisar Rp 200 - 450 ribu untuk ukuran kecil. 

Dia bercerita, siklus penggemar tanaman hias grafiknya relatif berubah-ubah, menyesuaikan kondisi pasar. Pamor tanaman hias sempat melejit pada periode 2007 sampai 2009. Kala itu, penjual tanaman hias mampu meraup pendapatan hingga Rp 20 juta lebih setiap bulannya.

Ibaratnya jual sapi buat beli tanaman hias, waktu itu. Sedangkan di dua tahun terakhir ini omzetnya stabil per bulan sekitar Rp 2 juta sampai Rp 3 juta,” beber Anton.

Anton berharap untuk kedepan para anggota komunitas tanaman hias memiliki wadah atau tempat di wilayah Gunungkidul, supaya masyarakat tidak perlu jauh-jauh membeli ke daerah lain.

Harapannya masyarakat beli dari penjual Gunungkidul, karena sudah tersedia,” pungkasnya. (Devi)