Bentangkan Spanduk ‘Aku Tampang Gunungkidul’, Unjuk Rasa Dikawal Polisi
Peristiwa

Bentangkan Spanduk ‘Aku Tampang Gunungkidul’, Unjuk Rasa Dikawal Polisi

Wonosari,(gunungkidul.sorot.co)--Puluhan masyarakat yang tergabung dalam Kesatuan Aksi Rakyat Gunungkidul (KARG) menggelar aksi damai dengan turun ke jalan di Titik Nol Gunungkidul, Kecamatan Wonosari, Kamis (08/11/2018) siang. Dalam aksinya, pengunjuk rasa membentangkan spanduk besar bertuliskan ‘Aku Tampang Gunungkidul’.

Sejumlah atribut berisikan kata-kata kekecewaan terpampang dalam aksi. Ungkapan seperti ‘Save Tampang Boyolali’. ‘Tolak Isu SARA’, serta ‘NKRI Harga Mati’ dibawa oleh massa pengunjuk rasa. Yang paling menonjol, kalimat ‘Aku Tampang Gunungkidul’ terpampang jelas diletakan dalam barisan terdepan. Puluhan personel polisi turut mengawal jalannya aksi dan mengatur lalu lintas di sekitar lokasi unjuk rasa.

Ervan Bambang D, koordinator aksi mengatakan, aksi turun ke jalan ini merupakan bentuk dukungan moril kepada masyarakat Boyolali yang terdiskriminasi oleh salah satu oknum peserta Pilpres. Mereka menganggap, ucapan yang merendahkan masyarakat Boyolali telah menciderai semangat kebhinnekaan yang ada di Bumi Pertiwi. Oleh karenannya, mereka ingin Pilpres dan Pileg dilaksanakan dengan nuansa yang damai dan sejuk.

Ini merupakan rasa keprihatinan kami, kami ingin demokrasi di Indonesia adalah demokrasi yang bermartabat,” tutupnya.

Selain berorasi, unjuk rasa juga dikemas dengan mempertunjukan teatrikal kebhinekaan. Sejumlah peserta aksi tersebut melumuri sekujur tubuhnya dengan cat berwarna-warni. Setelah itu, mereka menyiramkan air dan kembang yang sebelumnya telah disiapkan dalam sebuah wadah. 

Dengan aksi ini diharapkan kampanye Pilpres dan Pileg tahun 2019 tidak menggunakan isu SARA maupun penyebaran hoax. Dengan begitu, demokrasi Indonesia berjalan dengan sejuk, berkualitas dan bermartabat. (Mahmud Hartanto)