Sembilan Tahun Jualan Angkringan, Pak Nuri Raup Jutaan Rupiah Per Hari
Ekonomi

Sembilan Tahun Jualan Angkringan, Pak Nuri Raup Jutaan Rupiah Per Hari

Wonosari,(gunungkidul.sorot.co)--Warga Kabupaten Gunungkidul tentu sudah tidak asing lagi melihat warung angkringan atau kucingan yang biasanya mangkal di tepi jalan. Buntutnya, saat ini pun bermunculan warung angkringan inovasi baru model cafe di sejumlah lokasi.

Munculnya angkringan model baru ini berdampak bagi sebagian pedagang angkringan tradisional. Sebagian dari mereka merasakan pelanggan mulai berkurang. Terutama kalangan anak muda, sebagian memilih lari ke angkringan modern yang menyediakan lokasi bersantai dengan fasilitas lebih lengkap.

Tetapi tidak semua angkringan tradisional mengeluh demikian. Ada beberapa angkringan tradisional yang masih menjaga kekhasan dan kualitasnya. Mereka masih tetap bertahan dengan kondisi yang terbilang apa adanya, beratapkan tenda plastik terpal.

Salah satu angkringan model tradisional yang kini masih bertahan yakni Angkringan Pak Nuri. Warung angkringan itu terletak di kawasan simpang empat Pancuran, Padukuhan Sumber Mulyo RT 01/ RW 03, Desa Kepek, Kecamatan Wonosari.

Zainuri (45) dan istrinya, Suwarsih (46) mengatakan bahwa angkringan miliknya nyaris setiap hari ramai pengunjung. Buka mulai siang dan tutup pukul 01.00 WIB dinihari, mereka mampu meraup pendapatan kotor hingga Rp 1,5 juta dalam sehari. Angka tersebut dirasa tidak kalah dengan angkringan modern.

Jam ramai habis Maghrib sampai sekitar jam 11 malam. Apalagi kalau hari Sabtu dan Minggu kadang tua muda sampai desak-desakan,” ujar Suwarsih yang dulu pernah berjualan tempe di pasar.

Walaupun banyak bermunculan angkringan model cafe, katanya, tidak begitu berdampak dan membuatnya gentar sebagai pemilik angkringan model tradisional. Nyatanya, dari sekeliling perempatan Pancuran sampai arah Alun-alun Gunungkidul juga masih ada sejumlah angkringan tradisional yang masih berdiri. 

"Biar ada banyak angkringan cafe, saya akan tetap jualan angkringan tradisional. Rejeki sudah ada yang ngatur," timpal Zainal yang telah membuka angkringan sejak 9 tahun silam. (Cholil)