Harga Love Bird Anjlok Drastis, Dompet Peternak Kian Menipis
Ekonomi

Harga Love Bird Anjlok Drastis, Dompet Peternak Kian Menipis

Wonosari,(gunungkidul.sorot.co)--Burung love bird yang dulu menjadi ladang penghasilan yang menjanjikan, kini mengalami penurunan harga drastis. Anjloknya harga burung yang memiliki bulu warna - warni itu menyebabkan peternak mengalami penurunan penghasilan.

Menurut peternak burung love bird, Didik Widiyanto (49) dan Sumi Saptarini (48) warga Padukuhan Madusari, Desa Wonosari, Kecamatan Wonosari, mereka melakukan usaha ternak burung sejak enam tahun silam. Dan ditahun inilah puncak dari penurunan harga yang sangat drastis.

"Yang dulunya kami bisa menjual dengan kisaran harga 500 ribu sampai 700 ribu/ekor, belakangan ini hanya bisa laku 100 sampai 150 ribu," ujar Didik Widiyanto, Selasa (04/12/2018) sore.

Sumi menambahkan, penurunan harga yang sangat drastis ini diperkirakan karena semakin banyak para penggemar burung love bird yang beternak sendiri. Akhirnya stok burung semakin banyak sedangkan permintaan semakin menurun. 

"Maka mau tidak mau kami terpaksa menjual burung dengan harga yang sangat murah dari sebelumnya," tambahnya.

Dikatakan, perjalanan Didik dan Sumi sendiri dalam usaha ternak love bird ini berawal sejak 6 tahun silam. Selama itu pula mereka selalu mengalami perkembangan omzet di setiap tahunnya.

Awalnya dulu kita hanya mempunyai satu indukan. Kemudian jangka waktu 3 tahun berkembang sampai puluhan indukan,” jelas Didik.

Mereka menjual anakannya mulai dari tahun 2016. Penjualan selama 2 tahun berjalan sampai akhir tahun 2017 harga masih tetap stabil. Dalam sekali panen jangka waktu 2 bulan mereka mampu menjual 20 sampai 30 anakan burung dengan meraup keuntungan bersih lebih dari Rp 3 juta.

"Akan tetapi tahun 2018 harga love bird semakin tidak stabil. Harga terus menerus mengalami penurunan parah. Keuntungan yang sekarang saya dapat sudah tidak seberapa jika dibanding tahun-tahun kemarin," tandasnya.