Sumbangan Dana Kampanye, NasDem Terbanyak, Satu Partai Nol Rupiah
Politik

Sumbangan Dana Kampanye, NasDem Terbanyak, Satu Partai Nol Rupiah

Wonosari, (gunungkidul.sorot.co)--Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Gunungkidul telah menerima Laporan Penerimaan Sumbangan Dana Kampanye (LPSDK) dari 15 partai politik di Kabupaten Gunungkidul.

Dari hasil verifikasi LPSDK yang sudah dilakukan KPU terhadap belasan parpol tersebut didapati bahwa Partai NasDem memperoleh sumbangan dana terbanyak yaitu Rp 413,9 juta. Sumbangan terbanyak lain disusul oleh partai Partai Amanat Nasional (PAN) Rp 359 juta dan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Rp 342 juta. Sementara satu parpol yaitu Partai Garuda tercatat memiliki sumbangan nol rupiah.

Adapun partai lain yang mendapatkan sumbangan dana kampanye adalah Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) sebesar Rp 70,6 juta, Partai Gerindra Rp 176,7 juta, dan Partai Golongan Karya (Golkar) Rp 167,5 juta. Kemudian Partai Berkarya Rp 14,1 juta dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Rp 195,3 juta.

Selanjutnya Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Rp 29,5 juta, Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Rp 11,2 juta, dan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Rp 26,2 juta. Lalu, Partai Hanura Rp10 juta, Partai Demokrat Rp 52,1 juta, dan Partai Bulan Bintang (PBB) Rp 5,8 juta.

"Sumbangan yang diterima rata-rata dari caleg. Sejauh ini sumbangan dalam bentuk uang dan kalau barang wujudnya bendera," ujar Andang Nugroho, Ketua Divisi Teknis KPU Gunungkidul, Senin (07/01/2018).

"Sebenarnya jumlah partai ada 16, tapi partai PKPI sejak Laporan Awal Dana Kampanye (LADK) belum laporan. Sanksinya LADK bisa dibatalkan sebagai peserta, tapi pembatalan yang berhak adalah KPU RI," imbuhnya.

Andang juga menjelaskan bahwa sumbangan dana yang didapat partai politik tersebut dapat berupa barang, jasa dan uang. Dimana sumbangan tersebut memiliki batasan jumlah maksimal.

Hal ini sesuai dengan Pasal 331 ayat (1) dan (2) Peraturan KPU Nomor 7 Tahun 2017 Tentang Pemilu, batasan jumlah sumbangan dana kampanye perorangan, parpol, maupun pasangan calon presiden (Capres) dan Calon wakil presiden (Cawapres) paling banyak Rp 2,5 miliar.

"Kalau untuk sumbangan dari perseorangan maksimal Rp 2,5 miliar. Kalau untuk perusahaan seperti itu maksimal Rp 25 miliar," pungkasnya.