Merasa Tak Pantas, Ratusan Warga Mundur dari Program PKH
Sosial

Merasa Tak Pantas, Ratusan Warga Mundur dari Program PKH

Wonosari,(gunungkidul.sorot.co)--Jumlah penerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) di Kabupaten Gunungkidul mengalami penurunan. Diawal tahun 2019 ini sebanyak 62.761 warga Gunungkidul menerima bantuan PKH. Hal ini telah mengalami penurunan jika dibandingkan dengan awal tahun 2018 yang mencapai 65.000 orang. 

"Penerima PKH kita di tahun 2019 mengalami penurunan 3.000 orang jika dibandingkan tahun kemarin," ujar Suro Triwibowo, Koordinator PKH Kabupaten, Dinas Sosial Kabupaten Gunungkidul, Selasa (08/01/2019).

Menurutnya, seseorang sudah tidak menjadi peserta PKH karena ia tidak masuk dalam komponen PKH dan sudah masuk kategori sejahtera.  

Komponen kesehatan tersebut contohnya ibu hamil. Sedangkan untuk pendidikan tidak lain adalah anak usia sekolah dari bangku SD hingga SMA. Sedang untuk kesejahteraan sosial mencakup disabilitas serta lansia. 

Bahkan sebanyak 446 orang warga Gunungkidul memilih mengundurkan dari program PKH lantaran telah memiliki kesadaran bahwa mereka sudah tidak pantas lagi menerimanya. 

Suro juga menjelaskan bahwa tahun 2016 - 2018 jumlah bantuan PKH yang diberikan oleh pemerintah antar Keluarga Penerima Manfaat (KPM) besarnya sama alias flat. Bagi warga yang memiliki komponen pendidikan maupun kesehatan seperti yang dijelaskan di atas, mendapat Rp1. 890. 000. Sedangkan bagi keluarga yang memiliki komponen kesejahteraan sosial mendapat Rp 2 juta. Dana bantuan dibagikan ke dalam 4 tahapan setiap tahunnya. 

"Tapi kalau untuk tahun 2019 ini berubah menjadi non flat seperti dulu. Jadi semakin banyak komponen anggota keluarga yang berhak mendapatkan PKH juga semakin banyak yang akan didapat," pungkasnya.