Jatuh dari Pohon Kelapa Belasan Meter, Dua Tahun Terbaring Tak Berdaya
Peristiwa

Jatuh dari Pohon Kelapa Belasan Meter, Dua Tahun Terbaring Tak Berdaya

Tanjungsari,(gunungkidul.sorot.co)--Hati terasa miris saat melihat kondisi Wariyun saat ini. Dibalik kondisi perekonomian yang jauh berkecukupan, dirinya masih diuji pula dengan kondisi patah tulang pada tangan dan kaki hingga berujung lumpuh total.

Di rumahnya Padukuhan Wates, Desa Kemiri, Kecamatan Tanjungsari, lelaki berusia 55 tahun ini hidup sebatang kara tanpa anak dan istri. Sejak kecil ia pun sudah ditinggal kedua orangtuanya yang sudah lama meninggal dunia.

Wariyun sendiri kini sudah sekitar 2 tahun mengalami kelumpuhan akibat jatuh dari pohon kelapa. Kondisi ini diperparah dengan rasa sakit di bagian lengan sebelah kiri dan kaki sebelah kanan karena mengalami patah tulang. Kini Wariyun pun tak bisa lagi beraktifitas layaknya orang normal.

Wariyun menceritakan, kala itu ia sedang di ladang usai bertani. Kemudian karena haus, ia berinisiatif untuk memanjat pohon kelapa di ladangnya. Apes saat itu, kala ia memanjat batang pohon kelapa itu patah dan akhirnya ia pun terjatuh dari ketinggian sekitar 12 meter.

"Dulu pernah ke rumah sakit RSUD Wonosari, tapi dokter yang khusus tulang sedang keluar negeri. Jadi saya pulang ke rumah lagi dan saya pijit ke sangkal putung daerah sini tapi tidak ada efeknya. Sampai sekarang ya seperti ini keadaannya," ungkap Wariyun, Rabu (09/01/2019).

Besar harapan Wariyun ingin pulih dan bisa beraktifitas kembali. Sebab ia sudah terlalu lama mengalami kelumpuhan. Selama ini ia hanya bisa meminta bantuan kepada kerabat dan para tetangga. 

"Semoga kalau benar-benar ada yang membantu, saya sangat berterima kasih sekali, dan bisa kembali pulih. Kemarin ada yang ke sini mengarahkan periksa ke Solo, masalah transportasi akan ditanggung, semoga saja bisa," imbuhnya berbahasa Jawa. (Devi)