Untung Siapkan Atlet Difabel Melangkah di Kancah Nasional
Olahraga

Untung Siapkan Atlet Difabel Melangkah di Kancah Nasional

Playen, (gunungkidul.sorot.co)--Keterbatasan fisik tak menjadi halangan untuk meraih kesuksesan. Hal inilah yang dibuktikan oleh seorang Untung Subagyo (42). Untung yang dikenal sebagai atlet difabel angkat berat ini mampu menggalang sejumlah prestasi meskipun dengan keterbatasan fisik.

"Alhamdulillah selama ini saya bisa membawa pulang 4 medali di tingkat Nasional untuk lomba angkat berat. Dengan bonus yang saya dapatkan dari lomba itu saya bisa membangun rumah, membeli tanah dan juga mobil," ujar Untung, Sabtu (12/01/2019).

Untung pun mulai menceritakan perjalanan hidupnya. Ia memiliki keterbatasan saat dirinya mengalami kecelakaan lalu lintas tahun 2007 silam. Kecelakaan inilah yang turut menjadi penyebab ia tidak bisa berjalan layaknya orang normal pada umumnya. 

Untung yang dikenal sebagai pria yang tidak pantang menyerah ini tidak bisa terus menerus terpuruk dengan keadaan yang dialaminya. Akhirnya ia tertarik untuk menjadi seorang atlet lantaran ada seorang teman yang memberitahukan kepadanya bahwa ada lowongan menjadi atlet angkat berat tahun 2010 silam.

"Saya awalnya tidak menyangka, waktu itu ada teman yang memberitahukan ke saya kalau ada lowongan jadi atlet. Dulu saya diiming-imingi uang yang cukup besar kalau mampu menjadi wakil dari DIY, nah saya tertarik," cakapnya.

Awalnya ia menekuni cabang olahraga ini juga denga usaha kerja keras. Sebab tak jarang badan Untung merasa sakit dan pegal-pegal. Berkat usaha dan kerja kerasnya itu ia mampu menjadi wakil DIY sebagai atlet angkat berat hingga saat ini.

Ingin bermanfaat bagi masyarakat sekitar, akhirnya ia mendirikan organisasi Persatuan Angkat Besi dan Berat Seluruh Indonesia (PABBSI) Gunungkidul tahun 2012. Kini ayah dua orang anak ini dikenal sebagai pelatih bertangan dingin. Puluhan atlet angkat berat Gunungkidul telah ia ciptakan dari tangannya yang dibantu oleh rekan-rekannya.

Di rumahnya di Padukuhan Siyono Kulon, Desa Logandeng, Kecamatan Playen ini sebanyak 8 atlet difabel ia gojlok untuk menjadi wakil DIY dalam ajang Peparnas di Papua tahun 2020 mendatang. Untung pun optimis atlet didikannya akan mampu bersaing di kancah nasional dan membawa pulang medali.

"Saya ingin di tahun 2020 nanti Atlet Gunungkidul dari cabang angkat berat didikan Bapak Agung (teman Untung Subagyo) mampu membawa medali semua dan juara nasional. Paling tidak membawa perunggu ya dapat kurang lebih Rp 50juta," harap Untung.

Ia berharap nantinya para difabel di Gunungkidul dapat menunjukkan bahwa mereka mampu dan berdaya, mampu menghidupi keluarga dan tidak lagi dipandang sebelah mata oleh lingkungan.

"Semua orang berpeluang membawa emas, asal orang itu tekun doa, memiliki kemauan kuat dan kerja keras. Saya ingin 8 orang itu latihan fokus dan mampu menunjukkan bahwa Gunungkidul atletnya luar bisa. Saya pingin menunjukkan bahwa disabilitas mampu berkarya. Jangan patah semangat dan terus berlatih," pungkasnya.