Identitas Korban Kecelakaan Maut Truk Nyemplung Jurang
Peristiwa

Identitas Korban Kecelakaan Maut Truk Nyemplung Jurang

Bayat,(gunungkidul.sorot.co)--Sebanyak dua korban dinyatakan meninggal dunia dalam kecelakaan lalu lintas truk yang terjadi di turunan Jalan Bayat – Ngawen, Kabupaten Gunungkidul, tepatnya di Dukuh Tunjungsari, Desa Ngerangan, Kecamatan Bayat, Selasa (05/02/2019). Kedua korban merupakan penumpang truk.

Identitas kedua korban meninggal dunia itu adalah Sunarso (47) dan Sukiman (50), keduanya merupakan warga Dukuh Jiwo Wetan, Desa Jiwo Wetan, Kecamatan Wedi, Kabupaten Klaten. Selain itu, akibat kecelakaan maut tersebut seorang sopir truk, Darmo Riyono Sariyono (55) warga, Desa Brajan, Kecamatan Prambanan juga menderita luka parah.

Ada satu korban kecelakaan truk yang dibawa ke sini. Kondisinya luka parah dan ini masih dalam penanganan medis. Korban atas nama Darmo Riyono,” kata salah seorang pegawai RS Khusus Bedah Islam Cawas yang enggan disebutkan namanya, Selasa sore.

Informasi yang diterima sorot.co, sopir truk tersebut mengalami luka pada bagian kepala. Selain itu akibat kecelakaan lalu lintas tersebut, tulang rusuk bagian kiri juga patah, paha kanan patah, dan kedua kaki bagian kanan serta kiri mengalami luka sobek. 

Sementara itu, kedua korban yang meninggal dunia dilarikan ke RSUP Dr Soeradji Tirtonegoro Klaten. Dari hasil pemeriksaan medis, keduanya meninggal dunia di lokasi lantaran mengalami benturan keras pada bagian kepala. Saat ini kedua jenazah baru saja selesai menjalani otopsi dan dimandikan oleh petugas.

Benar (ada dua korban yang dibawa ke sini) kondisinya sudah meninggal dunia. Ini jenazah baru saja selesai dilakukan otopsi. Saat ini baru proses dibersihkan dan dimandikan,” kata Sri Wardani, Kepala Instalasi Promosi dan Humas RSUP Dr Soeradji Tirtonegoro Klaten.

Seperti diberitakan sebelumnya, sebuah truk Nopol AB 9213 VB terjun ke jurang saat melintas di jalan menurun di kawasan perbatasan antara Kecamatan Bayat dan Ngawen, Kabupaten Gunungkidul, tepatnya di Dukuh Tunjungsari, Desa Ngerangan, Kecamatan Bayat, Selasa (05/02/2019).

Dari hasil olah tempat kejadian perkara, diduga peristiwa itu terjadi disebabkan karena rem blong.

Sudah kita cek ulang dan lokasinya memang perbatasan. Dugaan kami rem blong, ini masih dalam pemeriksaan lebih lanjut,” jelas Kasat Lantas Polres Klaten, AKP Adhityawarman saat dikonfirmasi, Selasa petang. (Ayub)