Remas Payudara Biduan, Warga Patuk Kena Getahnya
Hukum & Kriminal

Remas Payudara Biduan, Warga Patuk Kena Getahnya

Wonosari,(gunungkiud.sorot.co)--Kus (36) harus menanggung malu akibat perbuatan melanggar hukum yang telah dilakukannya. Warga Desa Nglanggeran, Kecamatan Patuk itu dinyatakan bersalah karena terbukti telah melakukan kejahatan asusila kepada seorang penyanyi, IS, pada hari Minggu 2 September 2018.

Perbuatan ini ia lakukan ketika korban sedang tampil di sebuah acara hajatan pernikahan di rumah keluarga Kus di Desa Nglanggeran. Sebelum kejadian tersebut, Kus juga sempat mencoba merangkul pundak IS beberapa kali, namun IS selalu mencoba untuk menghindar.

Tidak hanya itu, ketika IS tengah menyanyikan sebuah lagu, Kus juga sempat mencoba menciumnya, beruntung IS berhasil mengelak. Ketika pemain keyboard Sug, mencoba menghalangi aksi Kus dengan merangkulnya, Kus justru semakin nekat. Ia memutar badan ke arah korban dan seketika itu juga meremas payudara korban.

Terkejut sekaligus tidak diterima karena diperlakukan tidak senonoh, IS pun mencoba melawan dan mengusir pelaku. Keributan sempat terjadi yang mengakibatkan IS tersungkur karena didorong oleh K. Tak ingin terjadi keributan yang semakin besar, setelah itu juga acara hiburan tersebut langsung dihentikan.

Karena aksinya ini majelis hakim dalam sidang putusan yang dilakukan di Pengadilan Negeri Wonosari pada Rabu (06/02/2019) menjatuhi hukuman pidana berupa 8 bulan penjara.

Dengan ini menyatakan terdakwa Kus, terbukti secara sah telah melakukan tindak pidana merusak kesopanan di muka umum dan penganiayaan. Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa dengan pidana penjara selama 8 bulan dikurangi selama terdakwa ditahan,” ujar Aria Feronika, Hakim Ketua yang memimpin persidangan tersebut.

Kus dijerat dengan pasal 281 ayat (1) KUHP tentang Tindak Pidana Merusak Kesopanan di Muka Umum. (Hermawan)