Basuh Korban dengan Kotoran Sapi, Cemburu Buta Berujung Aniaya
Hukum & Kriminal

Basuh Korban dengan Kotoran Sapi, Cemburu Buta Berujung Aniaya

Wonosari,(gunungkidul.sorot.co)--Akibat menganiaya seorang wanita bernama Salamah, warga  Desa ngoro-oro, Kecamatan Patuk, Wa (45) warga setempat kini harus mendekam di dalam penjara selama 9 bulan. Aksi kejam ini dilakukan Wa pada hari Minggu 14 Oktober 2018 di rumah korban.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, aksi ini diawali dengan kemarahan Wa karena terbakar api cemburu kepada korban, sehingga Wa nekat mendatangi rumah korban.

Setelah berjumpa dengan orang yang dicarinya, tetiba Wa mencoba mengambil paksa telepon genggam yang dibawa oleh korban. Karena korban melawan dan tidak mau menyerahkan telepon genggamnya, akhirnya Wa mendorong tubuh korban sampai membuatnya tersungkur.

Karena masih saja tidak mau melepaskan telepon genggamnya, Wa pun mengigit jari korban dan menampar wajahnya lebih dari tiga kali hingga membuat telepon genggam milik korban jatuh.

Setelah mengambil telepon genggam tersebut, Wa tidak langsung pergi. Ia justru masuk ke rumah korban untuk mengambil dua telepon genggam lagi yang juga milik korban.

Tidak puas dengan tiga buah telepon genggam milik korban, Wa melanjutkan aksinya dengan kembali menganiaya korban. Wa kembali menampar wajah Salamah yang saat itu sedang duduk di pintu dapur.

Belum juga puas, Wa kemudian membasuh rambut, wajah, dan pakaian korban dengan kotoran sapi yang ia peroleh dari kandang samping rumah korban.

Aksi Wa tak sampai di situ, ia kemudian meludahi wajah korban dan menyiramnya dengan air. Melihat ada cincin emas yang melingkar di jari korban, Wa kembali kalap dan kembali mengambil paksa barang berharga milik Salamah.

Wa baru mengakhiri aksinya dan kabur setelah mendengar suara sepeda motor milik suami Salamah yang baru pulang.

Karena penganiayaan yang dialaminya, Salamah mengalami luka-luka di bagian wajah, siku kiri, kaki kanan, serta dada. Adapun kerugian materi yang ditanggung oleh korban sebesar kurang lebih Rp 2 juta.

Atas tindakannya ini, dalam sidang putusan di Pengadilan Negeri Wonosari, Rabu (06/02/2019) terdakwa dijatuhi hukuman penjara selama 9 bulan.

Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa dengan pidana penjara selama 9 bulan,” ujar Aria Feronika, Hakim Ketua yang memimpin persidangan tersebut.

Wa dijerat dengan dua pasal pidana sekaligus yaitu Pasal 351 ayat (1) KUHP tentang Penganiayaan dan Pasal 365 ayat (1) juncto ayat (2) ke-1 KUHP karena telah mengambil barang milik orang lain secara paksa. (Hermawan)