Aturan Direvisi, Pak RT dan Pak RW Boleh Berkampanye
Politik

Aturan Direvisi, Pak RT dan Pak RW Boleh Berkampanye

Wonosari,(gunungkidul.sorot.co)--Komisioner Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Gunungkidul, Sudarmanto mengatakan bahwa tidak ada larangan kepada ketua RT maupun RW untuk melakukan kampanye. Hal ini didasarkan pada perubahan Peraturan Bawaslu tentang Pengawasan Kampanye Pemilihan Umum.

Boleh (Ketua RT dan Ketua RW ikut kampanye), sudah ada revisi, jadi boleh,” ujar Sudarmanto ketika ditemui di kantornya, Kamis (07/02/2019).

Sebelumnya, ketua RT dan RW memang tidak boleh dilibatkan dalam kegiatan kampanye. Hal ini diatur dalam Peraturan Bawaslu Nomor 28 Tahun 2018 tentang Pengawasan Kampanye Pemilihan Umum. 

Namun aturan tersebut telah direvisi dan diganti menjadi Peraturan Bawaslu Nomor 33 tahun 2018, dimana dalam peraturan tersebut poin tentang larangan keterlibatan ketua RT dan RW dalam kegiatan kampanye telah dihapus.

Sudarmanto juga menambahkan syarat tokoh masyarakat lain yang diperbolehkan untuk ikut berkampanye.

Tokoh masyarakat kalau itu bukan sebagai pegawai PNS, bukan sebagai pegawai TNI, bukan sebagai Polri, bukan sebagai pejabat daerah kan boleh. Wong sekarang bupati itu boleh mengkampanyekan saat dia libur atau cuti pada hari kerja,” tambah Sudarmanto.

Adapun dalam Peraturan Bawaslu yang baru ini, pihak-pihak lain selain ketua RT dan RW yang sebelumnya dilarang berkampanye tetap tidak boleh dilibatkan dalam kegiatan kampanye.

Yang tidak boleh itu kan ASN atau pegawai negeri, kepala desa, perangkat desa, TNI, Polri, itu tetap tidak boleh aktif ikut kampanye,” pungkas Sudarmanto. (Hermawan)