Gelar Kepyakan, Getar Gundul Siap Berkarya di Jagat Dagelan
Budaya

Gelar Kepyakan, Getar Gundul Siap Berkarya di Jagat Dagelan

Wonosari,(gunungkidul.sorot.co)--Kelompok Dagelan Mataram Gunungkidul atau akrab dengan sebutan Getar Gundul akhirnya berhasil menyelenggarakan kepyakan untuk mengawali kiprah mereka di dunia kesenian dagelan. Kepyakan Getar Gundul ini dilaksanakan di Pasar Ekologis Argo Wijil, Padukuhan Gari, Desa Gari, Kecamatan Wonosari pada Jumat (08/02/2019) malam.

Getar Gundul merupakan kelompok seni dagelan mataram pertama di Gunungkidul. Dalam acara tersebut, Wening Susila selaku ketua panitia acara mengungkapkan bahwa kepyakan ini merupakan tanda berdirinya kelompok kesenian Getar Gundul.

Dalam perkembangannya, dagelan mataram sempat terkikis, bersaing dengan pertunjukan-pertunjukan lain baik di televisi maupun sebagainya,” ujar Wening Susila dalam sambutannya.

Ia berharap dengan lahirnya Getar Gundul ini mampu melestarikan kembali gamelan mataram yang semakin terkikis di tengah masifnya budaya-budaya lain yang masuk. 

Kami kepingin melestarikan dagelan mataram ini seperti insan dari bagian kesenian yang ada di Yogyakarta. Yang kedua, kami ingin menambah khasanah kekayaan Kabupaten Gunungkidul sebagai destinasi wisata budaya selain destinasi wisata alamnya,” tambah Wening.

Kedepan, Wening berharap Getar Gundul dapat menjadi destinasi wisata minat khusus yang bersifat mendidik. Hal ini dikarenakan dagelan mataram memiliki sifat yang sangat fleksibel, sehingga dapat digunakan untuk menyampaikan pesan-pesan moral terkait masalah sehari-hari di tengah masyarakat dengan lebih efektif.

Sementara itu Kepala Dinas Kebudayaan Gunungkidul, Agus Kamtono berharap kelahiran Getar Gundul ini dapat merangsang lahirnya kelompok-kelompok kesenian yang lain juga seperti keroncong, ketoprak, serta kesenian-kesenian yang lain.

Ia juga berharap Getar Gundul ke depan dapat turut berkontribusi dalam melestarikan kesenian dagelan mataram di Gunungkidul.

Kami berharap Getar Gundul ini nanti kedepan bisa mengembangkan kesenian dagelan mataram di Kabupaten Gunungkidul dengan mengadakan workshop-workshop atau dengan mengadakan semacam pelatihan-pelatihan,” ujar Agus Kamtono.

Dalam acara Agus Kamtono juga menyerahkan Surat Keterangan Organisasi Kesenian (SKOK) kepada pihak Getar Gundul, sebagai tanda legalitas kelompok kesenian tersebut. (Hermawan)